Bea Cukai Musnahkan Puluhan Ribu Bungkus Rokok Ilegal

394
Pesona Indonesia
Operator alat berat steam roll sedang menggilas ribuan kaleng mniman mengandung etil alkohol (MMEA) dan rokok ilegal di halaman Kantor KPPBC Tipe Madya Pabean B. foto:sandi/batampos
Operator alat berat steam roll sedang menggilas ribuan kaleng mniman mengandung etil alkohol (MMEA) dan rokok ilegal di halaman Kantor KPPBC Tipe Madya Pabean B. foto:sandi/batampos

batampos.co.id – Kantor Pengwasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun melakukan pemusnahan terhadap barang tangkapan eks kepabeanan berupa 68.178 bungkus rokok kawasan bebas dan ribuan kaleng minuman mengandung etil alkohol (MMEA) jenis bir, pakaian serta barang bekas, Selasa (11/10).

”Barang-barang yang dimusnahkan tersebut sudah menjadi menjadi barang milik negara (BMN) yang merupakan hasil tangkapan atau penindakan yang dilakukan jajaran KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun. Artinya, pemusnahan ini sesuai dengan fungsi Direktorat KJenderal bea dan Cukai (DJBC),” ujar Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun, Bernhard Sibarani kepada koran Batam Pos.

Seluruh barang yang dimusnahkan ini, kata dia, berasal dari 29 kasus sejak Januari sampai dengan pertengahan Oktober saat ini. Apa yang dilakukan BC tidak lain untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat. Khususnya, terhadap barang-barang yang dapat membahayakan masyarakat. Selain itu, beredarnya barang-barang ilegal tersebut di pasar bebas akan menyebabkan timbulnya kerugian. Baik secara moril dan materil.

”Untruk nilai barang yang dimusnahkan tersebut nilainya hampir mencapai Rp 500 juta atau tepatnya Rp 497.516.000. Sedangkan, untuk perkiraan kerugian negara sebesar Rp 372.854.000. Sebagaimana diketahui bahwa rokok yang dimusnahkan tersebut tidak boleh diedarkan di luar kawasan yang ditentukan. Yakni, hanya boleh di kawasan bebas dan mengikuti aturan yang berlaku,” paparnya.

Pantauan koran Batam Pos, pemusnahaan barang tangkapan KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun dilakukan dengan dua cara. Untuk MMEA menggunakan alat berat steam roll dengan cara digilas. Sedangkan, puluhan ribu bungkus rokok ilegal dengan cara dibakar. Hanya saja, disebabkan angin bertiup kencang dan dikhawatirkan terjadi kebakaran, maka sisa sebagian besar rokok ielagal akhirnya dimusnahkan dengan cara digilas. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar