Blanko Kosong, Pengajuan e-KTP Malah Terus Membludak

491
Pesona Indonesia
Seorang wanita melakukan perekaman E-KTP. Foto: istimewa
Seorang wanita melakukan perekaman E-KTP. Foto: istimewa

batampos.co.id – Seminggu sudah kekosongan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) terjadi. Hingga saat ini kurang lebih 25 ribu pengajuan menunggu untuk diproses.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk-capil) Kota Batam, Mardanis mengatakan kekosongan blanko tersebut terjadi di seluruh Indonesia. Batam sendiri manurutnya bisa memperoleh blanko pada pertengahan November nanti.

“Sekarang ini kita baru cetak pengajuan yang masuk 29 Agustus-8 September 2016,” kata dia.

Untuk mengantisipasi permasalahan blanko ini, pihaknya mengeluarkan surat keterangan sebagai pengganti e-KTP yang sedang diproses.

Surat keterangan yang dikeluarkan memiliki fungsi yang sama dengan e-KTP ini dicetak berdasarkan aplikasi dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Pemohon tinggal mengajukan ke kecamatan setempat, sedangkan untuk proses dan cetak dikeluarkan langsung oleh Disduk-capil. SK hanya untuk keperluan yang mendesak saja,” jelasnya.

SK hanya untuk pemohon yang urgent seperti keperluan sekolah, BPJS, Perbankan, dan imigrasi dengan catatan pemohon sudah merekam.

Sementara itu, Camat Lubukbaja, Rahman Rozie mengatakan, pengajuan pembuatan e-KTP tetap membludak meskipun perpanjangan waktu perekaman telah dikeluarkan oleh Kemendagri.

“Hingga tanggal 10 Oktober pengajuan yang belum diproses capai 2.213 pengajuan,” kata dia.

Tidak sedikit juga warga yang mengeluhkan lambatnya proses pembuatan e-KTP, namun demikian pihaknya menjelaskan blanko memang kosong dari pusat.

“Sesuai prosedur harusnya lima hari, tapi kita juga tidak bisa berbuat apa-apa karena dari pusat kosongnya,” ujarnya.

Dia menambahkan meskipun kosong blanko, pihaknya tetap melayani pengajuan pembuatan e-KTP.

“Kita tetap layani, sembari kita jelaskan juga kalau prosesnya tidak bisa cepat. Ya, namanya warga ada ngerti dan ada juga yang tidak,” pungkasnya.(cr17/bpos)

Respon Anda?

komentar