Kajati Kepri Diganti, Andar Dipromosikan Jabatan Direktur I Jamintel Kejagung RI

685
Pesona Indonesia
Andar Perdana Widiastono. foto:osias de/batampos
Andar Perdana Widiastono. foto:osias de/batampos

batampos.co.id – Pucuk pimpinan Kepala Kejati Kepri berganti. Kepala Kejati Kepri yang sebelumnya di jabat Andar Perdana Widiastono akan diserahterimakan kepada Yunan Harjaka, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Kejati DKI Jakarta.

Andar sendiri dipercaya untuk mengemban jabatan baru sebagai Direktur I Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) di Kejagung RI. Pelantikan dan serahterima jabatan itu sendiri akan dilakukan dikantor Kejagung RI, di Jakarta, tidak lama lagi.

Kepada koran Batam Pos, Andar mengatakan, mutasi dan promosi jabatan di korps Adhiyaksa merupakan hal yang lumrah dan merupakan kebutuhan lembaga.

”Dengan diamanahkan saya sebagai Direktur I Jamintel, maka tugas dan tanggung jawab yang diemban semakin berat. Namun, dengan bekerja dengan sungguh-sungguh semua itu dapat dilewati,” ujar Andar, Selasa (11/10).

Dikatakan Andar, dirinya pun mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak selama menjabat sebagai Kepala Kejati Kepri. Ia pun berjanji, bahkan terus bekerja secara profesional dan tetap berkomitmen untuk lebih baik lagi.

”Terima kasih atas dukungan, komunikasi dan koordinasi yang terjalin baik selama saya menjabat sebagai Kejati Kepri. Karena tanpa itu semua tidak akan pernah mencapai kinerja yang baik,”kata Andar.

Andar Perdana Widiastono, dilantik sebagai Kepala Kejati Kepri, pada (11/12) tahun 2015 lalu. Selama 10 bulan dibawah kepemimpinan Andar, Kejati Kepri telah banyak memproses sejumah perkara, terutama menyangkut tindak pidana korupsi yang terjadi Kepri.

Selain itu, Kejati Kepri dibawah kepemimpinan Andar juga menjadi Kejati terbaik kedua dibawah Kejati Papua dan diatas Kejati Kalimantan Barat dalam penyelesaian penanganan perkara tindak pidana korupsi(tipikor).

Masih dibawah kepimpinan Andar, Kejati Kepri melalui Tim Pengawal, Pengamanan, Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) berhasil melakukan terobosan penyelesaian pembangunan tiga Gardu Induk (GI) Interkoneksi Listrik Batam-Bintan (Babin) dalam waktu tiga bulan dari rencana awal dua tahun yang membuat PLN bisa berhemat Rp 24 miliar karena dedieselisasi belum termasuk pinalty serta menjadi role model untuk nasional.

Selanjutnya, masih dibawah kepimpinan Andar, TP4D Kejati Kepri juga berhasil memberikan pendampingan proyek pembangunan jembatan I Dompak yang dikerjakan PT Wijaya Karya (Wika) selaku kontraktor, yang sebentar lagi beroperasi.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar