Batam Bukan Untuk Peternakan

437
Pesona Indonesia
Tim terpadu yang terdiri dari Ditpam BP Batam , Satpol PP Batam, TNI, Polri  melakukan penertiban peternakan babi dikawasan Hutan Lindung Duriangkang,  Rabu (12/10). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Tim terpadu yang terdiri dari Ditpam BP Batam , Satpol PP Batam, TNI, Polri melakukan penertiban peternakan babi dikawasan Hutan Lindung Duriangkang, Rabu (12/10). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Kehutanan (KP2K) Kota Batam menegaskan Batam bukan untuk peternakan. Menurutnya keberadaan peternakan yang berdekatan dengan Dam Duriangkang sangatlah disayangkan.

“”Harusnya tidak boleh, Pulau Batam bukan untuk peternakan. Dulu saya juga sudah pernah menertibkan peternakan hewan juga,” kata dia.

Peternakan, lanjutnya sudah semestinya ditertibkan. Diakuinya, keberadaann peternakan sudah lama diketahui, namun demikian mengingat lokasi merupakan wewenang dari BP Batam, pihaknya tidak bisa menertibkan.

“Sebenarnya sudah lama, tapi kita kan tidak bisa menertibkan karena BP yang punya kawasan,” ujarnya.

Pemko Batam, lanjutnya hanya bisa membantu untuk tenaga. Beruntungnya sekarang BP sudah melakukan penertiban, karena lokasi yang berdekatan dengan dam sangat tidak sehat.

“Itukan dekat dengan penampungan air yang digunakan oleh khalayak umum, sudah seharusnya bersih dari area peternakan hewan,” jelasnya.

Sebelumnya, Ditpam BP Batam bersama dengan TNI, Polisi, Satpol PP dan instansi lainnya, menertibkan belasan rumah dan kandang yang babi yang berada dekat waduk Dam Duriangkang. Penertiban ini dilakukan akibat kotoran ratusa babi hasil peternakan sekitar waduk tersebut, mengalir ke dalam dam, Rabu (12/10). (cr17/bpos)

Respon Anda?

komentar