Baznas Tanjungpinang Salurkan Zakat Rp 156,6 Juta untuk 152 Mustahiq

326
Pesona Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tanjungpinang berfoto bersama mustahiq usai menyerahkan zakat. foto:istimewa
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tanjungpinang berfoto bersama mustahiq usai menyerahkan zakat. foto:istimewa

batampos.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tanjungpinang menyerahkan zakat dengan nominal Rp 156,6 juta kepada 152 mustahiq atau orang yang berhak menerima zakat, Rabu (12/10). Raupan zakat yang disalurkan kemarin itu merupakan hasil pengumpulan zakat dalam periode Maret-September 2016 yang berhasil mengumpulkan secara total sebanyak Rp 475,8 juta. Juga merupakan hasil dari zakat tiga golongan.

Pertama, zakat perseorangan sebanyak 139 muzakki atau orang yang membayar zakat. Kedua, zakat dari Unit Pelaksana Zakat (UPZ) masjid sebanyak 34 muzakki. “Dan yang terakhir dari UPZ SKPD Pemko Tanjungpinang sebanyak 15 muzakki,” kata Kepala Baznas Tanjungpinang, Muqtafin.

Lebih lanjut Muqtafin menjelaskan, raupan dana sebesar Rp 156,6 juta itu disalurkan kepada mustahiq yang juga terbagi-bagi kategorinya. Ada kategori taqwa atau bagi dai dan muallaf sebanyak 31 mustahiq. Kemudian kategori makmur atau merupakan golongan yang punya usaha namjn terbatas dan perlu pengembangan. Pada kategori makmur ini ada 56 mustahiq.

Lalu ada lagi kategori peduli yang diisi oleh warga dalam kondisi miskin, tak ada penghasilan, dan mereka yang ingin pulang kampung usai keluar dari penjara yang tidak ada biaya. Alokasi pada kategori ini sebanyak Rp 25 juta kepada 31 mustahiq. Sementara kategori sehat diberikan kepada 11 mustahiq yang sakit dan tidak punya biaya berobat. Terakhir, adalah kategori cerdas berupa bantuan biaya pendidikan bagi pelajar kurang mampu.

Soal besaran zakat yang disalurkan ke masing-masing mustahiq, Muqtafin menjelaskan, ada ukuran proporsionalnya. “Disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Ada yang Rp 1-1,5 juta misalnya untuk kategori cerdas,” terangnya.

Nantinya, sambung Muqtafin, Baznas Tanjungpinang akan kembali menyalurkan zakat ini pada akhir tahun. Diharapkannya, bantuan melalui zakat ini bisa dijadikan alternatif bantuan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah yang ikut dalam penyaluran zakat ini, mengungkapkan bahwasanya spirit zakat adalah berbagi kebahagiaan. “Yang memberi bisa bahagia. Yang menerima ikut bahagia,” ucapnya.

Tapi, bahagia saja tidak cukup. Lis menginginkan agar bantuan zakat ini tidak lantas membuat penerimanya malas. Melainkan justru semakin bersemangat mengubah kehidupan ekonominya menjadi lebih baik. “Agar kelak bisa ikut merasakan indahnya berbagi. Hidup jadi lebih indah dengan semangat saling berbagi,” pungkasnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar