Dua WNA China Kepergok Curi Isi Tas Penumpang di Pesawat Tujuan Batam

732
Pesona Indonesia
Dua WNA China ditangkap karena mencuri isi tas penumpang pesawat tujuan Batam. foto:cecep mulyana/batampos
Dua WNA China ditangkap karena mencuri isi tas penumpang pesawat tujuan Batam. foto:cecep mulyana/batampos

batampos.oc.id – Dua warga negara asing (WNA) asal China kedapatan mencuri tas milik warga Batam di dalam pesawat Garuda GA154, jurusan Jakarta-Batam pada Rabu (12/10). Keduanya saat ini sedang diinterogasi pihak imigrasi dan kepolisian.

“Iya ada warga asing yang kedapatan membuka tas penumpang lain,” kata Kepala Kantor Imigrasi Batam, Agus Widjaja pada koran Batam Pos, kemarin.

Kedua warga asal China tersebut bernama Xiang Zhou dengan nomor paspor E86961216 dan Zhengkun Zhang dengan nomor paspor E68327123. “Mereka gak punya tujuan yang jelas ke Batam, dan masuk ke Indonesia itu pada 10 Oktober lalu melalui Bandara Soekarno Hatta,” ucapnya.

Dari informasi didapat koran Batam Pos, kejadian ini berlangsung saat pesawat sedang dalam perjalanan dari Jakarta ke Batam. Kedua WNA RRC ini membongkar tas salah satu penumpang, begitu melihat beberapa penumpang sedang terlelap. Salah satu pramugari yang kebetulan melewati tempat tersebut, melihat pelaku mengacak-ngacak tas. “Lalu saya menanyakan apa itu tas milik bapak,” kata Pramugari Garuda Yovita.

Saat ditanyakan hal itu, pelaku langsung panik. Dan memilih untuk masuk ke dalam toilet. Lalu Yovi menanyai satu persatu ke penumpang, tas yang diutak-atik pelaku milik siapa. “Lalu penumpang bernama Hendra mengakui tas tersebut miliknya,” ungkap Yovita.

Bersama dengan petugas pesawat lainnya, Yovi mengamankan pelaku. Dan sesampai di Bandara Hang Nadim Batam, langsung melaporkan hal ini.

Dari pemeriksaan yang dilakukan pihak imigrasi, kedua pelaku masuk ke Indoensia menggunakan akses bebas visa. “Mereka bebas visa, kami akan selidiki lebih lanjut hal ini,” ungkapnya.

Kasus ini juga mendapat perhatian dari Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian. Mantan Wakakorlantas ini langsung menyambangi Bandara Hang Nadim Batam. Ia mengatakan bahwa, keduanya bisa jadi memiliki maksud tertentu untuk berbuat kriminal. “Untuk saja belum, kalau gak gimana,” katanya.

Ia meminta kepada pihak imigrasi, avsec, petugas maskapai dan petugas bandara lainnya agar dapat melakukan pengawasan yang ketat. “Kalau bisa pemeriksaan seperti yang dilakukan di Singapura,” ucapnya.

Sam meminta agar semua pihak waspada terhadap WNA yang masuk ke Indonesia umumnya dan Batam khususnya. “Apa lagi nanti ada penerbangan langsung dari Guangzhou-Batam. Jadi wajib waspada,” pungkasnya. (ska/bpos)

Respon Anda?

komentar