Gubernur Terima Gelar Adat Siak, Bergelar Datok Setia Sri Kelana Setia Negeri

294
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri, Nurdin  Basirun menerima gelar Datok Sri Kelana Setia Negeri  dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Siak, Provinsi Riau. foto:istimewa
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menerima gelar Datok Sri Kelana Setia Negeri dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Siak, Provinsi Riau. foto:istimewa

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menerima gelar Datok Sri Kelana Setia Negeri dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Penabalan Gelar Adat Melayu Siak ini diberikan di Gedung Sultan Yahya Abdul Jalil Muzaffar Syah, Kabupaten Siak, Rabu (12/10) petang.

Pemberian gelar yang di terima oleh Nurdin, berdasarkan Surat Keputusan (SK) no.08 th.2016. Dalam senarai acara, Nurdin dianggap sebagai Tokoh Masyarakat Siak yang sudah berprestasi di berbagai negeri. Nurdin berterima kasih atas gelar yang diberikan. Menurut Nurdin, dengan penabalan Datok Sri Kelana Setia Negeri yang diberikan ini, berarti amanah yang di emban semakin besar.

“Semoga amanah yang diemban ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” kata Nurdin yang dalam penabalan ini didampingi istrinya, Noorlizah Nurdin Basirun.

Lebih lanjut kata Nurdin, dia berharap terus mendapat petunjuk dari tokoh-tokoh adat. Karena gelar yang diberikan kepada dirinya punya tanggungjawab moral yang harus dijaga. “Mohon tunjuk ajarnya kepada kami dalam menjalankan amanah ini,” papar Nurdin.

Sementara itu, Ketua LAM Siak, Encik Zulkifli ZA mengatakan pemberian gelar ini melekat kepada pimpinan kepala daerah, yang mempunyai makna yang sangat dalam. Zulkifli berharap, amanah yang diberikan dapat dijaga dan dipelihara dengan baik. Artinya pemberikan gelar oleh LAM kepada orang yang tepat.

“Dia sebagai orang yang sudah lama berkelana dan akhirnya pulang ke kampung halamannya sendiri serta setia kepada negeri. Gelar ini melekat seumur hidup,” kata Zulkifli.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar