Hari Jadi Karimun ke-17, Fokus Pembangunan Kota Baru

412
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, menyampaikan sambutan pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Karimun, Rabu (12/10). foto:tri haryono/batampos
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, menyampaikan sambutan pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Karimun, Rabu (12/10). foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Menteri Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birakrasi (Menpan RB) Asman Abnur berpesan, agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun harus bisa mengubah mindset kinerja dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Sesuai dengan misi dan visi Presiden Republik Indonesia Jokowidodo dan Wakil Presiden RI Jusuf Kala, yaitu jangan mempersulit urusan administrasi pemerintahan. Selain itu para pejabat jangan mempersulit dalam penandatanganan berkas masyarakat.

“Saya komitmen, bagi ASN yang tidak konsisten memberikan pelayanan bisa dipecat. Jadilah ASN yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, buanglah perilaku dahulu yang tidak baik. Ini saya merasakan langsung waktu sebelum menjadi menteri,” tuturnya.

Sedangkan, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun berharap pada usia ke17 ini agar Karimun terus meningkatkan pembangunan di berbagai sektor. Sehingga, penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tidak hanya slogan saja. Namun, harus dapat di aktuliasasi buat masyarakat. Artinya, pemanfaatkan bagi masyarakat harus menyentuh langsung.

“Selamat hari jadi ke 17 Kabupaten Karimun. Saya pesan kepada Pak (Aunur) Rafiq lanjutkan pembangunan, mari kita bersinergi untuk menjadikan poros maritim dibagian barat Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu Bupati Karimun, Aunur Rafiq dalam penyampaiannya mengatakan, Kabupaten Karimun yang sudah 17 tahun berdirinya berbagai pembangunan sudah berkembang pesat. Dengan indikator pertumbuhan ekonomi mencapai 6,63 persen hingga 2015 lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional 4,79 persen dan Provinsi Kepri 6,52 persen, kemudian besaran Produk Domestik Regional Bruto (PJRB) mencapai Rp 9,6 triliun.

Sementara itu perkembangan Indek Pembangunan Manusia (IPM) juga terjadi peningkatkan yang mencapai 69,21. Kemudian, di bidang investasi hingga sekarang mencapai Rp 23,3 triliun yang ditandai dengan peningkatan tenaga kerja. Sehingga, berdampak terhadap penurunan pengangguran hanya sebesar 5,69 persen. Disisi lain terhadap perkembangan penduduk miskin juga ikut penurunan menjadi 6,6 persen.

Selanjutnya, dibidang infrastruktur disegala bidang yang sudah terbangun salah satunya pembangunan jalan yang mencapai 451,9 kilometer dalam bentuk hotmit, aspal, semenisasi maupun timbunan tanah. Walaupun, tahun ini dalam kondisi keuangan cukup sulit, namun pembangunan tetap berjalan seperti di jalan poros yang sedang dibangun hotmix. Sejalan dengan itu, dilakukan relokasi pelabuhan taman bunga ke pelabuhan parit rampak.

“Pembangunan konektivitas antar pulau tetap kita laksanakan di tahun depan. Selain itu terus dilakukan, peningkatakan pelayanan publik diberbagai pelayanan,” ujarnya.

Ke depannya, Pemerintah Kabupaten Karimun akan mengembangkan wilayah kota baru yang ada di wilayah Coastal Area. Dengan dilakukan, penandatangan kerjasama MoU Panbil Group dalam pembangunan terminal penumpang dan waterport city di pesisir utara Karimun untuk 5 tahun kedepan. Selanjutnya, kerjasama dengan perusahaan Karimun Storage Terminal dalam bidang Oil Storage yang berasal dari Singapura untuk di Pulau Asam, Kelurahan Pasir Panjang. Selain itu di dunia pendidikan juga dilakukan MoU dengan perguruan tinggi Batam Tourism Polytechnic (BTP) dan Quran Center yang berada di Kota Batam.

“Sekali lagi, saya mohon semua pihak agar saling mendukung dalam pembangunan lima tahun kedepan,” jelas orang nomor satu di Kabupaten Karimun. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar