Oknum Pejabat Disdikpora Lingga Diduga Bermain Proyek

597
Pesona Indonesia
SMK 2 Lingga. foto:hasbi/batampos
ilustrasi SMK 2 Lingga. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Oknum pejabat di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) diduga memonopili sejumlah proyek pembangunan, pengadaan, bahkan pekerjaan swakelola dari Pemerintah Pusat untuk sejumlah sekolah di dinas tersebut. Praktik ini terungkap atas aduan sejumlah kepala sekolah yang ada di Kabupaten Lingga.

Terkait temuan ini, Koordinator LSM Forum Pemuda Hinterland (Forphil) Kabupaten Lingga, Siswandi, menyatakan akan menelusuri hal tersebut. Jika berkas telah terkumpul, dia berencana akan membawa persoalan ini ke ranah hukum.

“Kami telah terima pengaduan ini dari sejumlah kepala sekolah dan dari orang dalam Disdikpora sendiri,” kata Siswandi ketika ditemui Batam Pos, Rabu (12/10) siang.

Lebih lanjut Siswandi menuturkan informasi yang telah dikantonginya, oknum pejabat tersebut menjabat sebagai PPTK kegiatan untuk proyek Disdikpora Lingga, namun dia juga sebagai pelaksana kegiatan. Secara prosedur, aku Siswandi, hal ini telah melanggar ketentuan karena sejatinya, seorang PPTK kegiatan tidak dapat merangkap sebagai pelaksana pekerjaan.

Lebih jauh Siswandi menyampaikan, kebebasan oknum tersebut menguasai proyek diduga adanya bekingan dibelakang oknum tersebut. Namun Siswandi menyatakan untuk mengindahkan hal itu. Karena kondisi seperti ini tidak boleh berlangsung di Tanah Bunda Melayu.

“Apa yang dilakukan oknum ini sarat dengan Kolusi Korupsi dan Nefotisme (KKN), hal seperti ini harus dicegah agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang untuk memperkaya diri,” ujar Siswandi.

Untuk mendapat klarifikasi dan tanggapan terhadap temuan kasus tersebut, Batam Pos belum dapat menghubungi Kadisdikpora, Said Parman. Nomor yang ditelepon tidak aktif.

Sementara itu, staf khusus bidang pendidikan dan kesejahteraan Bupati Lingga, Said Abdul Hamid, berharap, aparat penegak hukum untuk segera mengusut informasi ini. Ia menilai, bila benar informasi yang diperoeh Forphil, telah menodai upaya Bupati Lingga, Alias Wello untuk melakukan progam pembangunan secara transparan.

“Segera saya akan melaporkan hal ini kepada bupati agar melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan,” imbuhnya. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar