Pemko Batam Parkir Berlangganan, Juru Parkir Hanya Bertugas Jaga Kendaraan

520
Pesona Indonesia
Mobil dan motor di depan BCS Mall parkir di bahu jalan sehingga membuat jalan kerap macet. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Mobil dan motor di depan BCS Mall. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan menerapkan parkir langganan kepada pengendara bermotor di Batam. Yang artinya, tarif parkir akan dinaikan namun tanpa pungutan parkir oleh petugas parkir di lapangan.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan saat ini ranperda parkir tengah dibahas di DPRD Batam. Pihaknya mengusulkan kenaikan tarif parkir untuk meningkatkan PAD Kota Batam.

“Masih dibahas, menunggu persetujuan DPRD Batam,” kata Rudi di kantor Walikota Batam.

Menurut dia, saat menaikan tarif parkir, maka secara langsung pelayanan parkir akan dibenahi. Saat itu terlaksana, Pemko Batam akan menggunakan sistem parkir berlangganan untuk masyarakat.

“Jadi kalau sistem ini kita terapkan, maka tak ada lagi punggutan oleh petugas. Petugas parkir hanya menjaga kendaraan,” terang Rudi.

Rudi mengakui saat sistem itu terlaksana akan ada permasalahan lain yang muncul. Dimana, petugas parkir akan ngotot meminta biaya parkir kepada pengendara. Bahkan, berpotensi merusak kendaraan warga yang tengah parkir.

“Proses awal pasti akan ribut. Petugas parkir tetap meminta biaya. Nah ini yang sedang kita duduki,” jelas Rudi.

Ia juga tak membantah jika Perda parkir sebelumnya sempat gagal. Namun, ia tak ingin Perda yang tengah dirancang ulang ini akan gagal kembali.

“Kita tak ingin gagal. Karena itu Dishub harus mengandeng polisi dan keamanan. Jangan sampai ada keributan di lapangan setelah sistem ini jalan,” beber Rudi.

Mengenai tarif parkir, lanjut Rudi. Diserahkan kepada DPRD Batam. Jika DPRD menyerahkan kepada Pemko, maka akan ada Perwako untuk parkir.

“Kalau kita yang tentukan, akan ada perwako. Tentunya setelah mendapat persetujuan dewan” pungkas Rudi. (she/bpos)

Respon Anda?

komentar