Pemko Fokus Menata Gedung Gonggong Sebelum Pembukaan FBK

360
Pesona Indonesia
Gedung Gonggong di Tepi Laut Tanjungpinang. foto:fatih/batampos
Gedung Gonggong di Tepi Laut Tanjungpinang. foto:fatih/batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang akan fokus pada penataan Gedung Gonggong sepekan sebelum dilangsungkannya puncak Festival Bahari Kepri (FBK) 29 Oktober mendatang. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Riono tetap optimis gedung tersebut akan selesai tepat waktu.

“Pada H-7 puncak FBK, penataan Gedung Gonggong harus sudah rampung. Karena akan ada peninjauan persiapan dari Pemerintah Pusat,” ujar Riono pada rapat persiapan FBK di Hotel Melia, Tanjungpinang, Rabu (12/10).

Rapat yang ditaja oleh Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang tersebut, Riono menegaskan, karena puncak FBK akan dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, tentu harus dipersiapkan dengan matang. Apalagi hajatan wisata ini, untuk melabungkan pariwisata Tanjungpinang ke dunia internasional. Atas dasar itu, segala sesuatunya harus dipersiapkan dengan matang.

“Komunikasi dan koordinasi harus kita padukan, jangan sampai terjadi salah pengertian. Meskipun atas nama Provinsi Kepri, Tanjungpinang adalah tempat pelaksana. Ini yang perlu sama-sama kita pahami,” papar Riono.

Lebih lanjut katanya, selain even-even yang ditetapkan oleh panitia FBK, Pemko Tanjungpinang juga menambah dengan beberapa even pendukung. Berangkat dari keinginan tersebut, ia meminta seluruh koordinator bidang kegiatan membuat diskripsi kegiatan dalam satu atau dua hari ini. Sehingga bisa dievaluasi persiapannya seperti apa.

“Saya minta dalam satu atau dua hari ini, ada rapat lanjutan seperti ini. Apalagi ada beberapa even tambahan yang dibuat oleh Pemko Tanjungpinang,” jelas Riono.

Pada kesempatan itu, Riono juga menyorot Pemko Tanjungpinang belum memiliki sarana sendiri untuk pelaksanaan Dragon Boad Race (DBR). Persoalan ini, menjadi catatan tersendiri, ia meminta Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Tanjungpinang atau Dinas Pemuda dan Olahra (Dispora) untuk membuat perencanaan dan kebutuhan.

“Sehingga tahun depan, pelaksanaan DBR, kita tidak menyewa lagi. Padahal DBR sudah berlangsung belasan tahun,” tutup Riono yang pernah menjabat sebagai Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Kepri tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang, Juramadi Esram mengatakan, pihaknya terus mematangkan persiapan. Salah satunya adalah terkait pelaksanaan DBR Sungai Carang. Menurutnya, even-even wisata yang dikemas oleh Pemko Tanjungpinang melalui Dispar Kota, tentu akan dipersiapkan dengan sebaik-baiknya.

“Kita tentu akan memberikan yang terbaik, mudah-mudahan hasil yang didapat nantinya juga baik. Apalagi menyangkut nama pariwisata Tanjungpinang, ini yang perlu kita jaga. Karena yang datang adalah wisman-wisman,” ujar Juramadi menambahkan.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar