Tiga Jalan di Anambas Ditingkatkan Jadi Jalan Nasional

365
Pesona Indonesia
Jalan samping Masjid Jami Baiturrahim Tarempa akan ditingkatkan jadi jalan nasional. foto:syahid/batampos
Jalan samping Masjid Jami Baiturrahim Tarempa akan ditingkatkan jadi jalan nasional. foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Tiga jalan besar yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas akan ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional dengan sebutan Jalan Kolektor Premier 1. Masing-masing, jalan Tarempa-Rintis, Kecamatan Siantan, yang panjangnya mencapai 9,5 km, Jalan Peninting-Payalaman, Kecamatan Palmatak, panjanganya 18 km dan jalan dari Payalaman-Pelabuhan Roro, Kecamatan Palmatak 3,43 km. Jadi panjang total kurang lebih mencapai 30,43 km. Sesuai dengan rencana, pembangunan akan dilaksanakan pada tahun 2017 mendatang.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Anambas, Khairul Anwar, menjelaskan, mengenai pembangunannya akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI. “Pemerintah daerah tidak perlu menganggarkannya lagi,” ungkapnya kepada wartawan Rabu (12/10).

Kendati akan dibangun oleh pemerintah pusat, ungkapnya, namun Pemerintah daerah harus juga menganggarkan untuk pembebasan lahannya guna melakukan pelebaran jalan, mengingat jalan nasional itu memiliki standar lebih tinggi dibandingkan dengan standar jalan daerah. Untuk lebar jalan itu sendiri mencapai kurang lebih 15 meter. Sementara itu yang ada sekarang ini rata-rata hanya 7 meter.

Untuk badan jalan standar nasional minimal lebarnya mencapai 7,6 meter, ditambah bahu jalan kanan dan kiri masing-masing 2 meter ditambah lagi dengan parit kanan kiri. Kata Khairul, pihaknya sudah membentuk tim intern untuk menginventarisasi berapa luas lahan yang harus dibebaskan untuk melebarkan jalan sesuai dengan standar nasional, timnya sudah berjalan tapi belum ada laporan.

“Sebenarnya jika disosialisasikan dengan baik pemerintah dapat membebaskan lahan tersebut dengan gratis, namun jika ada bangunan dilahan tersebut maka harus di ganti rugi. Ganti ruginyapun harus sesuai dengan NJOP,” bebernya.

Menurut Khairul, untuk standar jalan nanti jelas kualitasnya standar nasional. Mengenai ketebalan base atau pekerjaan dasar, juga lebih tebal dan lebih kuat. Homixnya kurang lebih 10 cm dengan hotmix bagian bawah sekitar 6 cm dan pelapisnya sekitar 4 cm.

Terpisah Bupati KKA Abdul Haris, membenarkan bahwa Anambas mendapatkan pembangunan jalan nasional dari Pemerintah Pusat sepanjang 27 km di tiga lokasi.”Hal ini akan mengurangi beban pemerintah daerah dan dana yang seharusnya dipergunakan pada jalan tersebut akan dapat dipergunakan untuk pembangunan yang lain,” jelasnya.

Bupati sendiri sangat berharap jalan nasional segera dibangun pada tahu 2017 mendatang sehingga pemerintah daerah dapat fokus melaksanakan pembangunan di lokasi lainnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar