243 Pencari Suaka dari Afrika dan Timur Tengah Dapat Status Refugee

2063
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Sebanyak 243 orang dari 451 orang imigran dari lima negara asal Afrika dan Timur Tengah, yang berada di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pusat Tanjungpinang, telah mendapatkan status refugee untuk menuju ke negara ketiga. Mereka tinggal menunggu keberangkatan yang ditentukan oleh UNHCR.

Kepala Bidang Penempatan Keamanan Pemulangan (PKDP) Rudenim Tanjungpinang, Irwanto Suhaili, mengatakan, imigran yang ingin mendapatkan status refugee ini yang menentukan yakni United Nations High Comissioner for Refugess (UNCHR).

”243 orang imigran itu berasal dari Sudan, Iran, Afghanistan, Somalia dan Palestina,” ujar Irwanto, Kamis(13/10).

Dikatakan Irwanto, untuk imigran yang ingin mendapatkan status tersebut, pihaknya bisa mengusulkan ke UNHCR. Namun, pihaknya menilai perilaku para deteni terlebih dulu.

”Kami memang tidak bisa menentukan deteni untuk mendapatkan status refugee. Tapi kami bisa mengusulkan. Itu kami lihat berdasarkan tingkah laku mereka selama di sini (Rudenim, red),” kata Irwanto.

Meski tak dapat menentukan, lanjut Irwanto, pihaknya bisa mencabut status refugee yng sudah didapat para deteni. Pencabutan itu juga dilakukan apabila para pencari suaka itu melanggar ketentuan yang diterapkan.

”Kalau mereka berbuat tidak sopan, kami tindak tegas, dan minta ke UNCHR untuk mencabut status mereka. Selain itu, mereka juga akan dideportasi,” ucapnya.

Dijelaskan Irwanto, untuk Deteni yang telah mendapatkan status refugee tersebut, keberangkatan mereka ke negara ketiga, menunggu proses yang sedang dilakukan.

”Kalau berangkatnya saya belum tahu kapan, karena itu wewenang UNHCR. Kami hanya mengurus mereka selama berada di Rudenim saja,” pungkas Irwanto.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar