Awal November Jembatan Dompak Dibuka

616
Pesona Indonesia
Jembatan I Dompak. foto:jailani/batampos
Jembatan I Dompak. foto:jailani/batampos

batampos.co.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri, Heru Sukmoro mengatakan PT. Wijaya Karya (Wika) selaku kontraktor Jembatan I Dompak, Tanjungpinang, sudah merampungkan proses pengecoran akhir. Apabila tidak ada kendala, pekan depan Jembatan senilai Rp 312 miliar tersebut sudah selesai secara sempurna.

“Proses pengecoran pada bentangan busur terakhir sudah diselesaikan kontraktor. Artinya, pekerjaan yang tersisa adalah pemasangan cable stay saja,” ujar Heru Sukmoro, Kamis (13/10) di Tanjungpinang.

Menurut Heru, untuk tingkat kekeringan coran, membutuhkan interval waktu selama beberapa hari. Ditambahkan lagi, pembongkaran shooring juga membutuhkan waktu. Masih kata Heru, pekerjaan pemasangan cable stay dibentangan busur terakhir tidak menyita waktu lama. Lebih lanjut katanya, apabila pekerjaan tersebut selesai, tahapan terakhir sebelum gunakan secara resmi akan dilakukan loading test.

“Sebelum resmi dimanfaatkan masyarakat, akan dilakukan loading test terlebih dahulu. Tujuannya untuk menguji daya tahan jembatan,” papar Heru Sukmoro.

Disebutkan Heru, saat ini kontraktor sudah berangsur-angsur melakukan dimobilisasi dan pembersihan lokasi jembatan dari sisa-sisa pekerjaan yang berpotensi menggangu kenyamanan berkendara. Seperti paku-paku yang bersebaran di sepanjang Jembatan I Dompak. Ditambahkan Heru, pekerjaan-pekerjaan berat sudah terlesaikan.

“Kita berharap pekerjaan ini cepat selesai, sehingga bisa dimanfaatkan. Meskipun masih dalam masa pemeliharaan, Jembatan I Dompak, tetap bisa digunakan,” jelas Heru.

Disinggung, apakah jadi akan diresmikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Heru tidak bisa memutuskan hal itu, karena fokus yang dilakukan pihaknya adalah menyelesaikan pekerjaan yang ada. Apalagi waktu kerja tambahan sampai 31 Oktober mendatang. Dengan sisa waktu yang ada, kontraktor terus bekerja siang dan malam.

“Mudah-mudahan kondisi cuaca terus mendukung, sehingga pelaksanaan pekerjaan bisa dilakukan sesuai dengan jadwal yang diharapkan. Karena pekerjaan sempat tertunda, karena diganggu hujan,” tutup Heru.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar