Dukung Peningkatan Kesejahteraan Lewat Zakat

454
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Sosial Ketenagakerjaan mengapresiasi penyaluran zakat tepat guna yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tanjungpinang. Menurut Kepala Dinsosnaker, Surjadi, hal semacam ini dapat memberikan dampak positif berupa peningkatan kesejahteraan buat masyarakat kurang mampu.

“Apalagi di tengah situasi kondisi ekonomi yang sulit seperti ini,” kata Surjadi, kemarin.

Diakui Surjadi, sejumlah program yang digesa Baznas Tanjungpinang tidak jauh berbeda dengan program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan yang diupayakan Dinsosnaker selama ini. Bahkan Baznas bisa bergerak lebih fleksibel dalam penyaluran bantuannya.

“Beberapa program sama seperti program pemerintah. Namun seperti yang menyasar ke pengembangan usaha masyarakat ini juga sangat baik,” ungkapnya.

Sebab apa, Surjadi menuturkan, bantuan berupa materi pada beberapa kalangan tak dapat diberikan pemerintah. Dikarenakan pemerintah terkendala dengan keharusan adanya program yang mengiringi penyaluran uang tersebut. Ia mencontohkan kepada keluarga yang mengandalkan ibu sebagai tulang punggung keluarga.

“Kalau misalnya bantuan kepada masyarkat yang butuh dan kondisinya janda atau usia yang sudah terlalu tua untuk bekerja. Intinya kepada┬ákalangan yang benar-benar tak memiliki kerja untuk menerima masukkan sehari-hari. Alangkah baiknya kalau golongan yang seperti ini bisa tersentuh melalui zakat,” ujar Surjadi.

Karena semakin hari semakin baik, Surjadi menyarankan juga kepada Baznas agar senantiasa memverifikasi golongan penerima zakat. Hal ini dirasa perlu dilakukan agar tidak terjadi kekurangtepatan dalam pemberian bantuan yang lantas bisa merusak kepercayaan muzakki alias orang yang berzakat.

“Jadi jangan sampai itu-itu saja orangnya,” ujar Surjadi.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tanjungpinang menyerahkan Rp 156,6 juta kepada 152 mustahiq atau orang yang berhak menerima zakat, Rabu (12/10). Raupan zakat yang disalurkan kemarin itu merupakan hasil pengumpulan zakat dalam periode Maret-September 2016 yang berhasil mengumpulkan secara total sebanyak Rp 475,8 juta. Juga merupakan hasil dari zakat tiga golongan.

Pertama, zakat perseorangan sebanyak 139 muzakki atau orang yang membayar zakat. Kedua, zakat dari Unit Pelaksana Zakat (UPZ) masjid sebanyak 34 muzakki. “Dan yang terakhir dari UPZ SKPD Pemko Tanjungpinang sebanyak 15 muzakki,” kata Kepala Baznas Tanjungpinang, Muqtafin.

Lebih lanjut Muqtafin menjelaskan, raupan dana sebesar Rp 156,6 juta itu disalurkan kepada mustahiq yang juga terbagi-bagi kategorinya. Ada kategori taqwa atau bagi dai dan muallaf sebanyak 31 mustahiq. Kemudian kategori makmur atau merupakan golongan yang punya usaha namjn terbatas dan perlu pengembangan. Pada kategori makmur ini ada 56 mustahiq.

Lalu ada lagi kategori peduli yang diisi oleh warga dalam kondisi miskin, tak ada penghasilan, dan mereka yang ingin pulang kampung usai keluar dari penjara yang tidak ada biaya. Alokasi pada kategori ini sebanyak Rp 25 juta kepada 31 mustahiq. Sementara kategori sehat diberikan kepada 11 mustahiq yang sakit dan tidak punya biaya berobat. Terakhir, adalah kategori cerdas berupa bantuan biaya pendidikan bagi pelajar kurang mampu. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar