Gubernur Lobi Menteri Perhubungan untuk Percepat Pembangunan Bandara dan pelabuhan

316
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun melakukan lobi-lobi kepada Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya, saat bertemu di Natuna. foto:humas pemprov
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun melakukan lobi-lobi kepada Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya, saat bertemu di Natuna. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun melakukan lobi-lobi kepada Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya di Jakarta. Upaya yang dilakukan Gubernur tersebut adalah untuk mempercepat sejumlah proyek-proyek strategis milik perhubungan di Provinsi Kepri. Percepatan itu akan membuat konektiviti antar wilayah di Kepri semakin cepat.

Pertemuan tersebut adalah tindaklajut dari perbicangan di Bandara Udara, Ranai, Natuna beberapa waktu lalu. Gubernur Nurdin mengatakan pertemuan dengan Menhub adalah untuk percepatan pembangunan konektivitas di daerah. “Kita ingin percepatan beberapa proyek pusat yang belum terealisasi,” ujar Nurdin belum lama ini.

Disebutkan Nurdin, untuk bandara, ada di Karimun, Anambas dan Bintan. Ada juga pelabuhan-pelabuhan di berbagai wilayah Kepulauan Riau. Menurut Gubernur, kehadiran bandara merupakan akses yang sangat penting. Begitu juga pelabuhan-pelabuhan di Kepri. Disebutkan Nurdin, itu penting bagi Tol Laut dan Poros Maritim.

Khusus untuk Bandara Ranai, Gubernur minta bisa untuk izin penerbangan dari luar negeri. Baik untuk tujuan wisata ataupun buat industri perikanan nantinya. Untuk perikanan, Gubernur sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat yang menjadikan Selat Lampa sebagai kawasan perikanan.

“Natuna punya potensi besar di bidang perikanan. Kalau dikelola dengan baik pasti pendapatan masyarakat naik demikian juga daerah,” papar Nurdin.

Lebih lanjut, Nurdin berharap Natuna menjadi salah satu pusat perikanan dunia. Berbagai industri olahan perikanan dunia bisa mengambil bahan bakunya dari kawasan paling utara Kepri itu. Secara regulasi, Nurdin berharap ada kemudahan untuk nelayan lokal melakukan penangkapan di Laut Natuna. Juga aturan untuk nelayan asing membeli hasil tangkapan itu.

Saat meninjau ke Selat Lampa bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjianti, kata Nurdin, Susi sangat yakin dengan potensi perikanan Natuna. “Akan banyak multiplier effect,” sebut Nurdin

Apalagi dalam kunjungan ke Natuna awal Oktober lalu, Presiden Joko Widodo yakin dengan kawasan perikanan Selat Lampa. “Kami sudah mulai membangun kawasan perikanan di Selat Lampa, lebih dari 100 hektare. Akhir tahun diharap selesai.” ujar Jokowi saat itu. Pada kesempatan itu, Susi mengatakan akhir tahun 2017, Selat Lampa sudah beroperasi.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar