Kampung KB, Membangun Masyarakat Lebih Sejahtera

531
Pesona Indonesia
Wakil Bupati Karimun H Anwar Hasyim didampingi Kepala BKKBN Provinsi Kepri Ulintina Meity dan Kaban KB, PP dan PA Karimun Rosmawati ketika meninjau kampung KB yang ada di kelurahan Sungai Lakam Barat.foto:tri haryono/batampos
Wakil Bupati Karimun H Anwar Hasyim didampingi Kepala BKKBN Provinsi Kepri Ulintina Meity dan Kaban KB, PP dan PA Karimun Rosmawati ketika meninjau kampung KB yang ada di kelurahan Sungai Lakam Barat.foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim mengatakan, pemerintah mendukung penuh Program Kampung Keluarga Berencana (KB). Terutama dalam hal pemenuhan kualitas hidup manusia di masa depan.

“Kampung KB akan membangun masyarakat yang lebih sejahtera. Sehingga, generasi penerus bisa memprogramkan keluarga mulai merencanakan anak, pendidikan, kesehatan yang akhirnya dapat menciptakan masyarakat Indonesia Sejahtera,” jelasnya, saat memberikan sambutan peresmian Kampung KB di RW 03 Kelurahan Sei Lakam Barat, Kecamatan Karimun, Kamis (13/10).

Menurutnya, keberhasilan Program Kampung KB tentu sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dan kesejahtraan keluarga prasejahtra untuk menuju keluarga yang lebih baik. Dimana, keberadaan Kampung KB dapat menggaungkan kembali Program KB yang saat ini mulai meredup, sehingga perlu sinergitas kegiatan agar lebih berhasil lagi.

Artinya, Program KB sekarang lebih difokuskan pada masyarakat tidak mampu dan tidak punya akses terhadap fasilitas kesehatan, sehingga hal terpenting dari pencanangan kampung KB adalah melaksanakan gerakan dari program KB yang mampu dapat bersinergi dengan program pendidikan, kesehatan, lingkungan dan lainnya.

“Intinya, cukup dua anak saja. Dan harus didukung semua pihak termasuk dijajaran SKPD Pemkab Karimun,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri Ulintina Meity mengungkapkan, bahwa pencanangan Kampung KB di RW 03 Kelurahan Sei Lakam Barat Kecamatan Karimun ini merupakan pelaksanaan terakhir untuk Kabupaten/Kota di Provinsi Kepri.

“Sesuai dengan instruksi Presiden melalui Menpan RB, program Kampung KB ini untuk meningkatkan ketahanan keluarga dan meningkatkan pemberdayaan ekonomi keluarga melalui,” paparnya.

Sedangkan, Kepala Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (Kaban KB, PP dan PA) Rosmawati keberadaan kampung KB harus dapat di dukung oleh semua pihak mulai dari instansi Pemerintah Daerah, Pusat, Politisi maupun dikalangan profesional.

Ditambah, dalam beberapa tahun kedepan nanti Indonesia akan mengalami bonus demografi, yakni kondisi jumlah usia produktif lebih tinggi dibanding yang tidak produktif. Kondisi tersebut akan menjadi bencana jika kualitas hidup manusia Indonesia rendah. Namun sebaliknya, bonus demografi akan menjadi anugerah jika kualitas hidup manusia Indonesia tinggi.

“Insya Allah, ini bukan Kampung KB yang pertama dan yang terakhir, namun akan kita bangun lagi Kampung KB di daerah lain. KB bukan berarti melarang orang untuk melahirkan, tetapi bagaimana keluarga itu direncanakan,” tukasnya.(tri/bpos)

Respon Anda?

komentar