Rupanya Tanjungpinang Bayar Listrik lebih Mahal daripada Batam

546
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Tahukah Anda rupanya kota-kota diluar wilayah Pulau Batam membayar listik lebih mahal daripada Batam. Bahkan, pulau Belakangpadang yang secara administratif masuk wilayah Kota Batam pun harus membayar lebih tinggi.

Sebabnya ialah listrik di luar Pulau Batam dilayani oleh Perusahaan Listrik Nasional (persero) adapun Pulau Batam dilayani PT Pelayanan Listrik Nasional atau disingkat PLN Batam atau dikenal juga dengan sebutan bright.

Mari kita tengok tarif listrik keduanya.

Untuk daya 1.300 VA (biasa dikatakan 6 ampere) dan 2.200 volt ampere (biasa dikatakan 10 ampere) pelanggan PLN Batam dikenai tarif Rp 954 per Kwh

Nah, Tanjungpinang yang dilayani PLN (persero) dikenai tarif Rp 1.459,74.

Seperti telah banyak diberitakan intrerkoneksi listrik Batam – Bintan telah sukses dilakukan.

Saat ini 100% listrik yang mengalir ke Bintan dan Belakangpadang ialah diproduski di Batam.

PLN Batam memang menyiapkan pembangkit yang cukup untuk menyuplai Bintan.

“Saat ini kami harusnya sudah membangun pembangkit di Galang, untuk menyongsong kebutuhan listrik tiga tahun ke depan,” ujar Agus Subekti, Sekretaris perusahaan PLN Batam.

Rencanaya di Galang akan dibangun pembangkit yang sanggup menyediakan listrik sebesar 2 X 100 MegaWatt.

Pembangunan pembangkit rata-rata memakan tempo tiga tahun.

“Untuk itulah kami mengajukan penyesuaian tarif antara listrik Batam dengan di luar Batam untuk dua kelas di atas,” imbuh Agus.

Tujuannya, jelas Agus, agar PT PLN Batam bisa berinvestasi membangun pembangkit. (egi)

Respon Anda?

komentar