Ada Pungli Laporkan, Pasti Ditindak!

517
Pesona Indonesia
Kapolres Tanjungpinang Berbincang dengan Kepala Samsat Tanjungpinang, Novanto, disela-sela sidak yang dilakukannya, Jumat (14/10), Foto: Osias De/Batampos
Kapolres Tanjungpinang Berbincang dengan Kepala Samsat Tanjungpinang, Novanto, disela-sela sidak yang dilakukannya, Jumat (14/10), Foto: Osias De/Batampos

batampos.co.id – Instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian, yang meminta jajarannya mengusut praktik pungutan liar (pungli) di sejumlah sektor termasuk kepengurusan SIM dan Samsat langsung dikerjakan Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, dengan melakukan sidak ke kantor Samsat Tanjungpinang, pada Jumat (14/10).

Perwira melati dua di pundaknya itu pun berkeliling ke setiap ruangan yang ada di kantor Samsat yang terletak di Jalan Basuki Rahmat. Tak hanya itu Joko pun juga berinteraksi dengan sejumlah masyarakat yang mengurus pembayaran pajak kendaraan, cek fisik kendaraan roda empat, serta masyarakat yang mengurus plat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB-).

Ditemui disela-sela sidaknya tersebut, AKBP Joko Bintoro, mengatakan kegiatan yang dilaksanakannya tersebut sebagai upaya untuk mengawasi langsung masyarakat yang bersentuhan langsung dengan Sistem Manunggal Satu Atap (Samsat) agar tidak menggunakan jasa calo dan mengantisipasi pungli yang dilakukan oknum yang mencari keuntungan.

”Belum ada praktek pungli dan calo yang saya temukan. Tapi, saya mewanti-wanti anggota agar tidak melakukan pungli dalam melayani masyarakat,” ujar Joko.

Dikatakan Joko, jika dikemudian hari ditemukan adanya pungli yang dilakukan anggotanya terhadap masyarakat, ia pun tidak segan-segan untuk memberikan tindakan tegas.

”Akan kami proses sesuai dengan prosedur yang berlaku. Ini sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat,” kata Joko.

Dilanjutkan Joko, sidak yang dilakukannya tersebut tidak hanya berhenti di hari ini saja. Namun, kegiatan seperti itu akan terus dilakukan secara berkala.

”Intinya jangan sampai ada anggota yang melakukan pungutan di luar ketentuan. Kalau ada yang ketangkap melakukan pungli, siap-siap tanggung resiko dari perbuatan yang dilakukannya itu,” ucap Joko.

Dijelaskan Joko, pihaknya mendukung penuh program Pemerintah Pusat untuk bersih dari adanya pungli. Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat jika saat mengurus pajak kendaraan dan lainnya dipungut biaya diluar ketentuan segera laporkan ke pihaknya.

”Sekali lagi saya tegaskan, jangan ada petugas yang main-main. Kalau terbukti, sanksi berat sudah menunggu,” tegas Joko.

Sementara itu, salah seorang warga yang ditemui saat mengurus perpanjangan pajak di Samsat Tanjungpinang, Handrin, 29, mengatakan dirinya menyambut baik ucapan Kapolres Tanjungpinang tersebut. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat di Samsat Tanjungpinang sekarang ini sudah lebih baik.

”Kebanyakan masyarakat memanfaatkan jasa calo karena takut mengurus sendiri. Karena takut di persulit. Tapi dengan ucapan Kapolres seperti itu, semoga tidak ada pungli dan calo yang berkeliaran di Samsat,” ucapnya.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar