APBD 2017 Disusun Optimistis dan Realistis

555
Pesona Indonesia
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. foto:yusnadi/batampos
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mulai membahas penyusunan APBD 2017. Defisit masih sesuatu yang tidak terelakkan. Bahkan Wali Kota Tanjungpinang sampai harus mengungkapkan, bahwasanya anggaran tahun ini harus disusun dengan cara yang paling optimistis sekaligus realistis.

Optimistis, kata Lis, artinya anggaran yang diperkirakan itu benar-benar ada. “Menyusun dengan yang pasti-pasti saja. Yang optimis uangnya sudah ada, bukan sekadar rencana dan praduga saja,” kata Lis, ditemui di Kantor Bappeda, Jumat (14/10).

Semisal alokasi pendapatan dari Dana Bagi Hasil (DBH). Lis mengatakan, pihaknya sudah menerima kabar bahwasanya DBH dari Pemprov Kepri bakal diserahkan penuh tahun ini. Namun itu baru sebatas informasi. Kemudian Pemko Tanjungpinang menindaklanjutinya dengan mengonfirmasi angka riil yang bisa diterima.

“Kan bisa salah-akprah, kalau yang kami prediksikan terima sekian, tapi ternyata tidak sedemikian. Jadi kami rasa perlu mengonfimasinya berulang kali,” ucap Lis.

Sementara realistis, kata Lis, artinya adalah penyusunan itu harus merujuk pada kebutuhan sebenarnya yang ada di lapangan. Sehingga alokasi yang telah disusun bisa tepat guna dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Sebab prediksi nilai APBD 2017 lebih rendah bila dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kisarannya di angka Rp 900-an miliar,” sebut Lis.

Ada pun untuk pembangunan sejumlah infrastruktur, Lis mengungkapkan, bakal lebih memanfaatkan peluang kucuran dana alokasi khusus atau umum dari pemerintah pusat. Dengan begitu, anggaran daerah yang ada di tahun depan bisa lebih terfokus pada peningkatan pelayanan ke masyarakat. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar