Baru PKB yang Serahkan Rekomendasi, Isdianto Berpeluang Jadi Wagub Kepri

764
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Foto: dok. batampos
Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Foto: dok. batampos

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengaku baru menerima rekomendasi nama Wakil Gubernur (wagub) Kepri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sementara Partai Politik (Parpol) pengusung Sani-Nurdin (Sanur) lainnya sampai saat ini, masih belum menyerahkan rekomendasi tersebut.

“Saya baru menerima rekomendasi dari PKB saja, sedangkan partai lainnya masih belum menyerahkan rekomendasi yang keluarkan oleh masing-masing DPP Partai Pengusung,” ujar Nurdin Basirun menjawab pertanyaan media di Kantor DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Jumat (14/10) usai sidang paripurna.

Menurut Nurdin, sesuai dengan radiogram Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), pihaknya sudah menindaklajuti dengan menyurati masing-masing Parpol pengusung untuk segera menyerahkan rekomendasinya. Nurdin yang juga merupakan Ketua Partai NasDem Provinsi Kepri tersebut, mengakui NasDem juga belum menentukan kandidat pilihan.

“Pada prinsipnya, lebih cepat lebih bagus. Tetapi tidak semudah yang kita harapkan. Karena masih melalui berbagai proses politik,” sebut Mantan Bupati Karimun tersebut.

Terpisah, Sekretaris Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Kepri, Onward Siahaan mengatakan peluang Isdianto untuk menduduki posisi Wakil Gubernur Kepri terbuka lebar. Pasalnya, seluruh Partai Pengusung Sani-Nurdin (Sanur) dikabarnya sudah menyiapkan satu slot untuk Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kepri tersebut.

“Meskipun dinamika politik masih terus berkembang. Tapi di semua Parpol pengusung nama Isdianto sudah fix,” ujar Onwar Siahaan menjawab pertanyaan Batam Pos, Kamis (13/10) lalu di Tanjungpinang.

Lebih lanjut, pertimbangan pemilihan nama Isdianto tentunya merupakan bentuk penghormatan partai pengusung pada sosok Almarhum Muhammad Sani. Ditegaskannya, meskipun demikian, belum menjadi jaminan akan mulus menjadi Wagub Kepri. Karena masih ada satu nama lainnya yang akan diserahkan Gubernur ke DPRD.

“Sampai saat ini, masih belum ada kepastian satu nama lainnya. Apalagi yang memilih bukan Gubernur, tetapi oleh DPRD Kepri,” jelas Onward.

Menyikapi sudah adanya Parpol Pengusung Sanur yang sudah menyerahkan dua nama ke Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Anggota Komisi II DPRD Kepri tersebut menyebutkan, Undang-Undang Pilkada mengamanatkandemikian, partai pendukung atau gabungan partai pendukung berhak untuk mengajukan dua nama ke DPRD melalui Gubernur.

Dijelaskannya, mengacu pada peraturan tersebut, masing-masing partai pengusung punya kewajiban menyampaikan dua nama. Tentu lebih baik, apabila yang diserahkan ke gubernur nama-nama yang sudah disepakati bersama. Karena apabila lebih dari dua nama, perlu kebijaksanaan dari Gubernur.

“Kalau lebih dari dua nama, posisi Gubernur akan menjadi sebagai fasilitator. Untuk menduduk persoalan ini dengan Parpol pengusung. Artinya bermusyawarah untuk mufakat,” papar politi Daerah Pemilihan (Dapil) Batam tersebut.

Menurut Onward, Gubernur sangat berkepentingan tentunya dalam hal ini. Disinggung siapa nama yang akan direkomendasikan DPP Partai Gerindra, Onward menyebutkan belum ada keputusan. Karena DPP masih memilih dan memilah. Meskipun demikian nama-nama yang diserahkan ke DPP tetap pada empat nama. Yakni Isdianto, Mustafa Widjaya, Huzrin Hood, dan Agus Wibowo.

“Ini yang masih kita tunggu keputusan finalnya. Apabila sudah ada, segera kita serahkan ke Gubernur,” tutup Onward Siahaan.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar