Cabai Merah Capai Harga Rp 80 Ribu per Kilogram di Karimun

335
Pesona Indonesia
Harga cabai di Karimun mencapai Rp 80 ribu perkilogram.
Harga cabai di Karimun mencapai Rp 80 ribu perkilogram.

batampos.co.id – Dampak perubahan cuaca beberapa bulan ini, berimbas terhadap berbagai kebutuhan pokok di Karimun. Mengingat, Kabupaten Karimun bukan daerah penghasil pangan. Sehingga, secara otomatis terjadi kenaikan beberapa komoditi setiap terjadi perubahan cuaca di beberapa daerah pemasok.

“Benar, daerah kita bukan penghasil. Jadi pasokan komoditi pangan didatangkan dari luar Karimun, seperti Padang, Medan maupun Pulau Jawa,” jelas Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindag Karimun HM Hasbi, kemarin (14/10).

Dengan demikian, ada beberapa komoditi pangan yang terjadi kenaikan beberapa hari ini. Namun, secara umum pasokan komoditi tersebut masih mencukupi. Seperti harga cabe merah yang sebelumnya hanya Rp 40 ribu sekarang mencapai sekitar Rp 80 ribu per kilogramnya. Begitu juga, cabe hijau naik Rp 5000 dari Rp 32 ribu per kilogramnya.

“Kenaikan memang cukup tinggi terhadap cabe merah. Kita tidak bisa menekan, itu harga pasar yang berlaku. Mudah-mudahan bisa turunlah, karena terjadi gagal panen di pulau Jawa, akibat insentsitas hujan yang cukup tinggi,” jawabnya.

Sementara itu salah seorang pedagang Pasar Puan Maimun, Uda mengungkapkan, bahwa terjadinya kenaikan cabe merah sudah hampir sepekan ini. Jadi ia tidak berani untuk memasok banyak-banyak cabe merah maupun komoditi lainnya. Sebab, bisa saja sewaktu-waktu harga komoditi tersebut turun dikarenakan pasokan datang dari luar banjir.

“Nggak beranilah pasok banyak-banyak, lihat sendiri cabe merahpun kurang bagus yang datang dari pulau Jawa. Itupun ibu-ibu membeli tidak banyak sikit-sikit saja,” katanya sambil melayani pembeli.

Pantauan di lapangan, selain beberapa komoditi pangan naik, kebutuhan mendasar masyarakat yaitu beras juga ikut naik Rp 10 ribu menjadi Rp 11 ribu per kilogram, kemudian minyak goreng Rp 11 ribu menjadi Rp 12 per bungkus. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar