Lima Pejabat Pemko Batam Berebut Jabatan Sekda

451
Pesona Indonesia
Kepala BKD Kota Batam M Sahir. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Kepala BKD Kota Batam M Sahir. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Lima pejabat eselon II B Pemko Batam akan bersaing perebutkan kursi sekretaris daerah (Sekda) Kota Batam. Secara administrasi, kelima pejabat dinilai memenuhi syarat untuk ikut seleksi di jabatan tertinggi PNS Pemko Batam.

Ketua Sekretariat Panitia seleksi (Sekret Pansel) M Syahir mengatakan peserta yang ikut dalam seleksi Sekda berjumlah lima orang. Seminggu sebelumnya hanya tiga pejabat yang mendaftar diantaranya Jefridin, Rudi Sakyakirti dan Pebrialin.

“Sudah ada lima. Pak Sadri (staf Ahli Pemko) dan Zulhendri (Kadishub Batam) juga mendaftar Kamis (13/10) kemarin,” ujar Syahir di kantor Walikota Batam, kemarin.

Meski hari terakhir (14/10), kemungkinan bertambahnya peserta masih ada, karena pendaftaran masih dibuka hingga sore. Apalagi, masih ada beberapa PNS yang memenuhi untuk ikut seleksi.

“Masih sampai sore. Siapapun yang memenuhi syarat bisa ikut. Jadi ada kemungkinan bertambah,” jelas Syahir.

Menurut dia, proses selanjutnya berlangsung pada 20 Oktober mendatang. Panitia akan mengumumkan siapa saja calon yang dianggap lulus administrasi.

“Secara kasar saja, kita bisa lihat kelima PNS ini telah memenuhi syarat. Kita tunggu saja, hasilnya nanti,” terang Syahir.

Sedangkan untuk lelang lima SKPD dan Staf Ahli sudah ada lebih dari 30 peserta. Namun Syahir mengaku lupa dimana saja pejabat eselon III A itu mendaftarkan diri.

“Rata-rata yang mendaftar untuk eselon II B ini adalah PNS eselon III A. Untuk yang eselon II B belum ada mendaftar,’ terang Syahir.

Diantaranya nama-nama PNS yang mendaftar adalah Nurjalie dan Ade Sopian untuk jabatan Kasatpol PP Batam, kemudian Camat Sekupang Batam Zurniati mendaftar untuk jabatan Kadis KP2K, Zulkifli Aman untuk jabatan Kadispenda, Jabatan Distako diincar oleh Suratno, Suhar dan Agung dari Dinas Pekerjaan Umum (PU).

“Nama-namanya saya tak hafal semua. Hanya beberapa saja,” terang Syahir.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Sosial, Sadri Khairudin mengaku ikut seleksi sekda karena sifatnya terbuka.”Itu seleksi terbuka, makanya ikut saja,” ujar Sadri.

Disisi lain, Sadri terlihat optimis bisa menyingkirkan empat pejabat lainnya dalam seleksi tersebut.”Ada tim yang menilai. Kita lihat saja nanti,” jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Pebrialin dan Rudi yang mengaku optimis bisa maju sebagai Sekda Batam. (she/bpos)

Respon Anda?

komentar