Menaker Ajak Mahasiswa BTP Tingkatkan Daya Saing

415
Pesona Indonesia
Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Batam Tourism Polytechnic (BTP), Jumat (14/10). Foto: Rezza Herdiyanto/ Batam Pos
Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Batam Tourism Polytechnic (BTP), Jumat (14/10). Foto: Rezza Herdiyanto/ Batam Pos

batampos.co.id – Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri berikan kuliah umum kepada mahasiswa Batam Tourism Polytechnic (BTP) tentang peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia guna mampu bersaing dengan SDM negara lain di gedung pertemuan kampus BTP, Sekupang, Jumat (14/10).

Dalam kuliahnya Hanif mengungkapkan daya saing Indonesia kini menurun, salah satunya indikatornya yakni kelangkaan pekerja skill yang dimiliki Indonesia. Padahal Indonesia sudah diprediksikan menjadi negara dengan ekonomi terbesar di dunia, dengan syarat harus memiliki 133 juta tenaga skill.

“Sekarang kita baru miliki 55 juta tenaga skill,” kata Hanif.

Lanjut dia, secara matematis setidaknya dalam kurun waktu 2016 hingga 2030, Indonesia harus mencetak sekitar 4 juta tenaga skill pertahun, baik melalui skema pendidikan maupun pelatihan.
“Ini tantangan besar buat bangsa ini,” katanya lagi.

Menurutnya, daya saing menjadi hal penting dalam memenangkan kompetisi. Dia mengajak mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi.

“Kita pastikan Indonesia tidak hanya menjadi penonton namun menjadi pemain bahkan pemenang kompetisi,” ajaknya.

Dia menambahkan ada tiga hal yang harus dimiliki untuk meningkatkan daya saing. Diantaranya yakni karakter, skill serta kratifitas.

“Maka dari itu didiklah diri sekeras mungkin, karena persaingan di luar sana lebih keras,” ujarnya.

Sementara itu Direktur BTP M Nur A Nasution menyampikan BTP berkomitmen untuk menciptakan SDM yang berkualitas dunia. Dalam dua tahun terakhir BTP kerap mengirimkan mahasiswanya magang di luar negeri seperti Doha di Qatar, Maldiv juga Kuala Lumpur, Malaysia.

“Kita tak mau kalah saing. Dengan magang ini mereka dapatkan International Relationship, link-nya besar sehingga peluang kerja terbuka lebar,” pungkasnya. (cr13)

Respon Anda?

komentar