Enam Orang Terjaring OTT KPK Terkait Proyek Dinas Pendidikan Senilai Rp 4,8 Miliar

472
Pesona Indonesia
Basaria Panjaitan. Foto: dokumen JPNN
Basaria Panjaitan (kanan). Foto: dokumen JPNN

batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Pemerintah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Sebanyak enam orang terjaring OTT yang digelar Sabtu (15/10/2016) lalu.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, OTT yang menjaring enam orang itu terkait suap APBD Kebumen.

“Di dinas pendidikan yang akan diberikan uang 20 persen dari nilai proyek Rp 4,8 miliar,” ujar Basari dalam jumpa pers di KPK, Minggu (16/10/2016).

OTT itu digelar di sejumlah lokasi, mulai pukul 11.00 kemarin (15/10/2016). Tiga orang tangkapan KPK berasal dari DPRD Kebumen. Yakni Ketua Komisi A DPRD Kebumen Yudi Trihartanto  serta dua legislator lainnya bernama Dian Lestari dan Suhartono.

Sedangkan tiga orang lainnya adalah Sekda Kabupaten Kebumen Andi Pandowo, PNS di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kebumen bernama Sigit Widodo, dan seorang swasta bernama Salim dari PT Osma milik pengusaha Jakarta bernama Hartoyo.

Menurut Basaria, proyek di Dinas Pendidikan Kebumen itu ternyata menjadi incaran PT Osma. Selanjutnya, PT Osma menggandeng Sigit untuk bisa mengerjakan proyek senilai Rp 4,8 miliar di Dinas Pendidikan Kebumen itu.

PT Osma pun menyiapkan komisi 20 persen untuk pihak-pihak di Kebumen. “Sekitar 20 persen dari nilai Rp 4,8 miliar. Yang diterima nantinya Rp 750 juta,” sebutnya.(boy/mg4/ara/jpnn)

Respon Anda?

komentar