Suami Tebas Istri, Anak, Ibu Mertua, dan Saudara Ipar

798
Pesona Indonesia
Ilustrasi pembunuhan. Sumber: jpg
Ilustrasi pembunuhan. Sumber: jpg

batampos.co.id – Pria bernama Gusti ini benar-benar kesetanan. Ia menebas istrinya, anaknya, ibu mertuanya, serta saudara iparnya dengan parang, Minggu (16/10/2016) dini hari tadi.

Aksi brutal Gusti pun sontak membuat geger warga Jalan Hayo, Pattunuan, Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Empat korban aksi kebrutalan Gusti itu bernama Daeng Bau (60)–ibu mertuanya yang menderita luka tebasan parang di kepala dan bahu.

Kemudian saudara iparnya bernama Sinar (38) yang terkena tebasan pada paha, tangan kiri putus, dan empat jari tangan kiri hilang.

Korban lainnya istrinya sendiri yang bernama Suriani (32) yang terkena tebasan parang di jidat. Satu lagi, Maryam yang masih berusia 2 tahun ditebas ayah kandungnya hingga menderita luka di jari kelingking kirinya.

Usai melakukan aksi brutal terhadap keluarganya sendiri, Gustu justru keluar rumah dan mengamuk. Akibatnya, pelaku dikejar oleh warga dan berhasil dilumpuhkan dengan lemparan batu dan hantaman balok kayu hingga mengalami luka parah pada bagian kepala dan wajahnya.

Keluarga korban, Syarif Mustafa (40) bahkan hendak menghabisi nyawa pelaku karena tindakan biadab tersebut. Beruntung, aparat kepolisian dari Mapaolsek Manggala Makassar segera tiba di lokasi kejadian dan mengamankan pelaku dari tindakan amarah warga.

Sejumlah saksi mata mengatakan kejadiaan nahas ini bermula saat pelaku yang bernama Gusti pulang dalam kondisi mabuk berat.

Menurut keterangan salah satu korban Daeng Bau (60), saat masuk ke dalam rumah, Gusti memukul anak sulungnya yang tengah duduk.

Tindakan pelaku itu ditegur oleh sang istri. Tapi, tak terima ditegur, pelaku kemudian yang dalam kondisi mabuk langsung mengambil parang dari dalam kamar. Ia kemudian menebas empat anggota keluarganya itu.

Keempat korban kini masih menjalani perawatan intensif di RS Ibnu Sina Makassar karena luka tebasan parang yang dideritanya.

Dua di antaranya masih dalam kondisi kritis, yakni Sinar dan Suryani yang merupakan ipar dan istri pelaku sendiri. (arnhy/pojoksatu)

Respon Anda?

komentar