Balap Liar di Jalan Basuki Rahmat Masih Merajalela

368
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Jangan mencoba melintas pada Sabtu malam di seputaran bundaran Jalan Basuki Rahmat Tanjungpinang. Utamanya pada tengah malam selepas pukul 23.00 WIB. Sebab ada puluhan motor yang berbaris panjang di sepanjang ruas jalan. Itu bukan motor berparkir biasa. Melainkan motor-motor yang siap beradu cepat di atas lintasan jalan raya untuk umum.

Tentu balap liar yang masih merajalela hingga kini itu cukup meresahkan warga. Seringkali, warga yang hendak melintasi areal bundaran yang menghubungkan dengan Jalan Pramuka dan Jalan Engku Puteri itu memilih putar balik.

“Mending putar cari jalan lain aja biar aman. Takut terserempet atau tertabrak,” ungkap Zulramdhan, warga Jalan Pramuka, kemarin.

Pria yang bekerja sebagai bagian pemasaran pada sebuah perusahaan swasta ini mengaku memang kerap bekerja sampai larut malam. Termasuk pula di akhir pekan. Namun, khusus pada Sabtu malam, ia lebih memilih melintasi Jalan Pemuda sebagai rute pulangnya. Pilihan ini, kata dia, sudah berlangsung selama lebih dari dua tahun terakhir.

“Artinya selama itu pula penertiban balap liar ini belum juga jalan,” ungkapnya.

Ia mengharapkan kepada Pemko Tanjungpinang dan Satlantas Polres Tanjungpinang agar bisa lebih serius lagi menindaklanjuti kegiatan tidak bertanggung jawab yang meresahkan masyarakat ini. Menurutnya, bukan saja ilegal, tapi balap liar itu sudah dapat dikategorikan cukup membahayakan bagi pengendara lain yang hendak melintas.

“Itu kan jalan umum. Mestinya siapa pun bisa melintas di situ dengan tenang dan nyaman. Bukannya malah ketakutan karena ada balap liar,” pungkasnya. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar