Buka Akses Jalan Untuk Kemudahan Para Investor

363
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun saat meninjau jalan industri yang dibangun menggunakan dana APBN 2016 di Karimun, Sabtu (15/10). foto:tri haryono
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun saat meninjau jalan industri yang dibangun menggunakan dana APBN 2016 di Karimun, Sabtu (15/10). foto:tri haryono

batampos.co.id – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan, dengan dibukanya akses jalan indutri yang menyambungkan jalan ke beberapa titik yang ada di wilayah Free Trade Zone (FTZ) bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi para investor yang akan membuka usahanya di Karimun.

”Karimun sudah bagus kok. Semua akses jalan industri sudah mulai terkoneksi antara satu dengan lainnya. Sehingga, mobilitas kegiatan setiap harinya lebih mudah dan cepat,” ungkapnya, Sabtu (15/10) lalu.

Dengan demikian, kata mantan Bupati Karimun ini, kedepannya dari Pemerintah Provinsi Kepri akan menyalurkan dananya dalam bentuk pembangunan infrastruktur. Sementara itu Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun silahkan untuk melakukan pembebasan lahan, maupun peluang-peluang usaha bagi masyarakat sekitarnya.

”Nah, tinggal bagaimana nanti kita berdayakan masyarakat sekitar untuk membuka usaha. Anda bisa lihat sendiri, dulu daerah ini sepi sekarang luar biasa majunya. Dan secara otomatis geliat ekonomi masyarakat tumbuh,” katanya.

Sementara itu Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim sangat menyambut baik atas usulan dari Gubernur Kepri tersebut. Sehingga, percepatan pertumbuhan ekonomi dapat sejalan dengan program Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Karimun. Yang pada akhirnya, angka kemiskinan akan berkurang dengan tumbuhnya usaha-usaha baru.

”Saya bersama pak Rafiq sangat mendukung kebijakan Gubernur Kepri. Pada intinya, kita melihat lima tahun kedepan pertumbuhan di Kabupaten Karimun nanti yang dipastikan akan berkembang seperti kota Batam,” paparnya.

Ditempat yang sama, Ketua Badan Pengusahaan Kawasan Karimun, Cendra mengungkapkan, dibukanya akses jalan industri yang baru ini untuk menfasilitasi investor yang akan mengembangkan usahanya. Dengan demikian, diwilayah FTZ atau pedagangan bebas kedepannya akses jalan tidak menjadi kendala lagi.

”Syukurlah kita dapat buka jalan baru 4 kilometer. Yang baru diaspal hanya 900 meter, nanti akan dilanjutkan tahun 2017,” jawabnya.(tri/bpos)

Respon Anda?

komentar