Disnaker Harus Berbenah, Ada Sinyal BLK Diserahkan ke Pemko Batam

446
Pesona Indonesia
Menaker M Hanif Dhakiri  dan Walikota Batam Muhammad Rudi (Dta dari kanan) melihat Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Sagulung, Jumat (14/10). foto:dalil harahap/batampos
Menaker M Hanif Dhakiri dan Walikota Batam Muhammad Rudi (Dta dari kanan) melihat Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Sagulung, Jumat (14/10). foto:dalil harahap/batampos

batampos.co.id – Anggota DPRD Kota Batam Komisi IV, Safari Ramadhan menilai Balai Latihan Kerja (BLK) harus sepenuhnya diserahkan ke Pemko Batam. Sehingga Pemko melalui Tenaga Kerja (Disnaker) mampu melakukan pembenahan dan sekaligus menciptakan tenaga kerja berkualitas dan berkompetensi.

“Sebagai kota industri, Batam tak memiliki BLK,” kata Safari, kemarin.

Pembenahan yang dimaksud kata Safari, yakni peningkatan keterampilan dan kemampuan tenaga kerja lokal Batam. Baik melalui vokasi maupun pelatihan dan memaksimalkan program percepatan keahlian.

Menurut Ketua DPD PAN Batam ini, dengan tinjauan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri bersama Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara/Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengunjungi gedung balai latihan kerja (BLK) Batam di Sagulung kemarin, sudah memberi sinyal kepada Pemko untuk lebih memaksimalkan fungsi tempat latihan tersebut.

“Pendapat saya ini sinyal atas dukungan pemerintah pusat kepada Batam,” tuturnya.

Kepada wartawan Hanif meminta agar persoalan antara BP dan Pemko Batam terkait keberadaan gedung BLK itu secepatnya diselesaikan agar BLK itu kembali diperdayakan sebagai tempat untuk melatih skill tenaga kerja yang ada di Batam. “Tadi sudah bincang-bincang dan saat ini gedung ini dalam proses penyerahan dari BP ke Pemko,” ujar Hanif.

Senada, Asman Abnur, menyampaikan bahwa BLK yang diwacanakan akan kembali aktif itu, nantinya bisa mencetak tenaga kerja yang profesional dan siap bersaing.

Mengenai persoalan kepemilikan gedung, Asman juga berharap secepatnya diselesaikan agar misi pemerintah untuk meningkatkan skill tenaga kerja lokal secepatnya terwujud. “Persoalan ini akan disampaikan juga ke pusat dan semoga cepat ada titik temu agar segera dilaksanakan,” ujar Asman. (rng/bpos)

Respon Anda?

komentar