Mega Proyek Jalur Lintas Timur Bintan Segera Terealisasi

385
Pesona Indonesia
Bupati Bintan, Apri Sujadi sedang meninjau pembangunan Jalur Lintas Timur di Jalan Korindo, Kelurahan Seilekop, Kecamatan Bintan Timur, Sabtu (15/10). Foto: Humas Pemkab Bintan.
Bupati Bintan, Apri Sujadi sedang meninjau pembangunan Jalur Lintas Timur di Jalan Korindo, Kelurahan Seilekop, Kecamatan Bintan Timur, Sabtu (15/10). Foto: Humas Pemkab Bintan.

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi meminta kepada Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan Nasional (PJN) agar menyelesaikan pembangunan mega proyek Jalur Lintas Barat Sambungan atau Jalur Lintas Timur tepat waktu. Sebab jalur yang memiliki panjang 12,3 Kilometer dan lebar 20 meter itu sangat berperan penting dalam mobilitas transportasi dan perekonomian masyarakat Kabupaten Bintan.

“Kita cek langsung ke lokasi pekerjaan. Saat ini pekerjaan baru tahap penimbunan jalan. Tapi kita harapkan pembangunannya segera terealisasi. Sebab jalur ini sangat memudahkan arus lintas transportasi dan menghidupkan ekonomi masyarakat,” ujar Apri ketik melakukan peninjauan ke lokasi mega proyek itu, di Jalan Korindo, Kelurahan Seilekop, Kecamatan Bintan Timur, Sabtu, (15/10).

Dikatakannya, tahap pertama pembangunan Jalur Lintas Timur yang menelan APBDP sebesar Rp 4 miliar dan APBNP sebesar Rp 50 miliar itu dimulai dari penimbunan lahan dari arah Jalan Korindo, Kelurahan Seilekop ke wilayah tengah, Kecamatan Toapaya. Untuk pengerjaannya akan dilaksanakan sepanjang 7,4 Km dan lebarnya 20 m.

Setelah penimbunan lahannya rampung, lanjutnya, akan dilaksanakan pengaspalan secara overlay. Namun jalan yang diaspal nantinya hanya memiliki lebar 8 m. Sedangkan panjangnya jalan yang diaspal tetap 7,4 Km.

“Lebar badan jalan 20 m. Tapi yang diaspal nantinya hanya 8 m. Kalau panjangnya tetap 7,4 Km,” katanya.

Ditambahkannya, seiring dengan perkembangan zaman banyak pembangunan infrastuktur harus dilakukan demi perkembangan dan kemajuan daerah. Maka jalan penghubung antar daerah wajib dilakukan. Sebab jalan itu akan menjadi akses mobilitas transportasi utama dalam meningkatkan perekonomian.

Kemudian, dapat dipastikannya rentan waktu lima tahun kedepan atau 2021 mendatang jalur yang menghubung antara bagian Utara dengan Timur Bintan itu akan ramai. Bahkan jalur perekonomianpun bisa menggeliat.

“Dengan adanya jalur itu masyarakat juga mempunyai jalan alternatif selain jalan lama yang sudah ada. Dan pastinya Bintan akan berkembang pesat dari pada saat ini,” pungkasnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar