Sadis! Dituduh Mencuri HP, Ucok Diikat ke Pohon Lalu Dibakar Hidup-hidup

961
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Sungguh tragis nasib yang dialami Anjar alias Ucok (30). Pria yang berprofesi sebagai pengamen tersebut nyaris meregang nyawa setelah dibakar hidup-hidup di Jalan Sei Batang Hari No 69, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal, Sumatera Utara.

Beruntung, nyawa Ucok masih dapat diselamatkan setelah ada warga yang menolong dan membawanya ke rumah sakit. Sementara pelakunya, Julius Herianto Simanjuntak, 23, telah diamankan di Polsek Sunggal.

Kejadian bermula ketika pelaku kehilangan handphone dari kios rokoknya di Jalan Sei Batang Hari, tepatnya di depan Ayam Penyet Joko Solo.

Karena korban sering duduk-duduk di kios milik pelaku, ia pun lantas dituding sebagai pencurinya. Malam itu korban memang sedang duduk di dekat kios tersangka, korban pun dituduh oleh Julius Herianto yang mencuri handphone-nya.

Kemudian pelaku mengikat kedua tangan korban ke pohon. Dalam keadaan terikat, tersangka Julius membakar kaki dan tangan korban menggunakan tali nilon yang dibakar.

Tak hanya itu, korban juga dipukuli menggunakan rantai anjing. Karena sakit, korban berteriak histeris.

“Lantaran kesakitan korban menjerit-jerit dan meronta ronta, sehingga kaki korban mengenai botol aqua gelas yang diberisikan bensin campur solar dan oli kotor, sehingga tumpah dan mengenai badan korban.” tutur Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri.

“Api menyambar ke tubuh korban dan mengakibatkan korban mengalami luka bakar pada sekujur badan dan tangan,” imbuhnya.

Warga yang melihat kejadian itu kemudian menghubungi petugas Polsek Sunggal. Lalu korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara.

“Dua orang pelaku masih dikejar, kita imbau untuk segera menyerahkan diri,” tandas Daniel.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal penganiayaan secara bersama-sama sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (ted/ila/ray/jpnn)

Respon Anda?

komentar