Anak Buah Terjaring OTT, Kadisduk Batam: Saya Sudah Ingatkan Jangan Ada Pungli

950
Pesona Indonesia
Dir Krimum Eko Pujinugroho (Kiri) mengintrogasi Kadisduk, Mardani (Kanan) bersama Kabid Catatan Sipil, Jumaris (Menghadap Kamera) di kantor Disduk Sekupang, Kamis ( 17/10/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Dir Krimum Eko Pujinugroho (Kiri) mengintrogasi Kadisduk, Mardani (Kanan) bersama Kabid Catatan Sipil, Jumaris (Menghadap Kamera) di kantor Disduk Sekupang, Kamis ( 17/10/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.o.id – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) Mardanis, angkat bicara soal tiga anggotanya yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Tim Merah Putih Polda Kepri. Ia mengaku sudah mengingatkan jajarannya untuk tidak melakukan pungli dalam pengurusan dokumen kependudukan.

“Minggu lalu sudah saya ingatkan, jangan ‘main’ lagi,” ujar Mardanis, Senin malam (17/10/2016).

Mardanis belum bisa memastikan apa ketiga anak buahnya (Jamaris, Nasibah, dan Irwanto) melakukan pungli atau tidak.

Kalaupun dari pemeriksaan polisi ternyata benar melakukan pungli, Mardanis meminta bawahannya itu mempertanggungjawabkan semua konsekuensi hukum yang akan diterimanya.

“Mereka tanggung sendiri akibatnya, sudah saya bilang jangan bermain. Semua kita serahkan kepada pimpinan (Wali Kota Batam, red),” ungkapnya.

Mardanasi sendiri mengaku sempat dimintai keterangan, namun sebagai saksi.

Terpisah, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengaku belum tahu secara detil kasus OTT pejabat dan PNS di Disduk Capil tersebut. “Saya belum dapat laporan. Hanya cerita saja,” ujar Rudi kepada koran Batam Pos tadi malam (18/10/2016).

Senada dengan Mardanis, Rudi juga mengaku telah berkali-kali mengingatkan para pegawainya agar tidak melakukan pungutan di luar aturan.

“Sudah saya sampaikan berkali-kali agar tidak ada pungutan liar jadi saya serahkan kasus ini ke pihak berwenang,” ujar mantan anggota DPRD Batam ini. (ska/cr17/spt)

Respon Anda?

komentar