Berdiri Mandiri, Dinas Kebudayaan Kepri Mesti Berbenah

294
Pesona Indonesia
Husnizar Hood. foto:dok
Husnizar Hood. foto:dok

batampos.co.id – Seluruh fraksi di DPRD Provinsi Kepulauan Riau sudah menyepakati bahwasanya Dinas Kebudayaan Kepri mesti tetap berdiri mandiri. Dalam rapat panitia khusus perubahan SOTK juga sudah menyepakati hal yang sama. Dinas Kebudayaan mesti tetap ada sebagai bentuk nyata mewujudukan visi kepala daerah yang ingin menjadikan Kepri sebagai Bunda Tanah Melayu.

Karena sudah dipastikan tidak dilebur dalam dinas atau badan lain, Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kepri, Husnizar Hood meminta secara tegas agar Disbud Kepri berbenah. Kerja-kerjanya mesti lebih realistis dan terukur untuk membangun kebudayaan Melayu.

“Disbud harus sadar, keberadaannya sangat diharapkan. Bahkan lebih kepada kekhususannya agar budaya Melayu negeri ini maju dan terbilang,” kata Husnizar, Senin (17/10).

Karena bila tidak ada juga pembenahan yang dilakukan setelah perubahan SOTK ditetapkan, berarti ada yang keliru dalam internal Disbud Kepri. Bila nanti ke depannya terjadi perombakan pengurusan, Husnizar menyebutkan ada beberapa kriteria penting yang harus terpenuhi oleh mereka yang bakal bertugas di Disbud Kepri.

“Makanya harus diisi oleh orang yang mampu, berintegritas, dan mencintai budaya,” kata politisi yang juga Ketua Dewan Kesenian Provinsi Kepri ini.

Kalau memang merasa kesulitan, Husnizar menyarankan Disbud Kepri dalam bekerja agar tidak sungkan meminta masukan dari pegiat budaya maupun budayawan. Kemudian masukan tersebut bisa diolah sedemikian rupa menjadi program kerja untuk membuat kebudayaan Melayu kembali jaya.

“Itu tugas besar Disbud Kepri. Sesuai dengan visi gubernur juga,” ujarnya.

Anggota legislatif di DPRD Kepri, sambung Husnizar, bersiap mendukung secara penuh penganggaran Disbud Kepri dari tahun ke tahun. Syaratnya, kata Husnizar, hanya satu. Yakni program kegiatan kerja yang disusun itu kreatif dan berdaya tepat guna.

“Kalau programnya bagus, pasti kami dukunglah,” pungkas Husnizar. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar