Gubernur Tak Siap, Pembahasan APBD-P Kepri Bisa Telat Lagi

322
Pesona Indonesia
Jumaga Nadeak. foto:cecep mulyana/batampos
Jumaga Nadeak. foto:cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Pembahasan APBD Perubahan 2016 Provinsi Kepri dikhawatirkan bakal telat lagi. Hal ini dikeluhkan oleh Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak. Pasalnya, Jumaga merasa hingga kini masih banyak ketaksiapan yang ditunjukkan Pemprov Kepri.

“Kayaknya kalau seperti ini caranya pemprov, ini ya bisa molorlah. Gubernur belum siap-siap ini. Belum siap bahan-bahan semua,” ungkap Jumaga, Senin (17/10).

Dari laporan sejumlah komisi, Jumaga mendengar bahwasanya seringkali perwakilan SKPD tidak hadir ketika komisi di DPRD mengundang rapat. Kalau pun datang, kata Jumaga, seringkali diwakilkan oleh orang-orang yang tidak kompeten. Tindak laku semacam ini yang dirasakan Jumaga sangat mengganggu sekaligus mempertanyakan keseriusan Pemprov Kepri membahas APBD Perubahan tahun ini.

“Tapi kami lihat dulu dua-tiga hari ini. Kalau belum ada perubahan, akan saya bicarakan langsung dengan gubernur supaya lebih menggigit kinerjanya,” tegas politisi PDI Perjuangan.

Sebenarnya kapan waktu yang paling realistis dalam pengesahan APBD Perubahan ini? Ditanya seperti ini, Jumaga menegaskan bahwasanya DPRD Kepri melihat akhir bulan ini sangat realitsis. “Tapi tergantung Pemprov-nya juga,” ucapnya.

DPRD Kepri, sambung Jumaga, siap bekerja dari pagi ke malam membahas APBD Perubahan ini. “Empat hari ke depan kami kasih waktu sama komisi. Pembahasannya masih seputar pengurangan dan penangguhan program yang terimbas defisit Rp 16 miliar itu,” pungkas Jumaga. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar