Kronologi Tiga PNS Disduk Batam Terjaring OTT Pungli Polda Kepri

1786
Pesona Indonesia
Kasi Perpindahan Penduduk Discapil Kota Batam Nasibah dan Staf Bidang Catatan Sipil Disduk Kota Batam diamankan Tim Operasi Tangkap Tangan Merah Putih Polda Kepril di kantor Disduk Kota Batam di Sekupang, Senin (17/10/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Kasi Perpindahan Penduduk Discapil Kota Batam Nasibah dan Staf Bidang Catatan Sipil Disduk Kota Batam diamankan Tim Operasi Tangkap Tangan Merah Putih Polda Kepril di kantor Disduk Kota Batam di Sekupang, Senin (17/10/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Polda Kepri terkait pungli yang menjaring tiga PNS Disduk Bata, Senin (17/10/2016) diawali dengan pengintaian proses pengurusan dokumen kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) Batam di Sekupang.

Menurut beberapa pegawai Disduk Capil Kota Batam, sejumlah polisi berpakaian sipil sudah melakukan pengintaian sejak pukul 13.00 WIB. Namun baru pada pukul 15.30 WIB polisi melakukan OTT.

“Di ruang sebelah beliau (Nasibah, red) sedang ditanyai tiga orang berpakaian biasa sambil memegang uang pecahan lima puluh, dua puluh, dan ratusan ribu,” ujar seorang pegawai Disduk Capil yang enggan ditulis namanya, kemarin.

Dia menggambarkan wajah panik Nasibah yang terlihat jelas ketika tiga orang yang diduga polisi itu meminta keterangan soal uang yang berada di laci mejanya. “Beliau kaget, dan raut mukanya begitu panik,” kata dia.

Operasi tangkap tangan ini menyita perhatian sejumlah warga yang tengah mengurus dokumen kependudukan. Sementara sejumlah pegawai lainnya memilih tidak meninggalkan ruangan meski sudah jam pulang.

“Belum boleh pulang, masih nunggu kadis (kepala dinas, red) dulu,” kata seorang pegawai.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Mardanis, baru muncul di kantornya sekitar pukul 18.44 WIB. Raut wajahnya terlihat tegang saat menuju ke ruangan Kabid Capil. Di dalamnya, Kabid Capil, Jamaris, dan stafnya, Irwanto, tengah menjalani pemeriksaan bersama Kasi Perpindahan Penduduk, Nasibah.

Sekitar pukul 19.10 WIB, ketiganya keluar ruangan bersama sejumlah anggota Polda Kepri. Jamaris yang pertama kali keluar diikuti stafnya, Irwanto, dan Nasibah. Ketiganya langsung masuk ke dalam mobil Daihatsu Xenia berwarna silver dengan nomor polisi BP 1562 IH. Mereka dibawa ke Mapolda Kepri.

Di belakang ketiga pegawai tersebut terlihat beberapa polisi membawa ratusan berkas pengurusan dokumen kependudukan milik warga, terlihat dimasukkan dalam map berwarna kuning dan biru. Sebelumnya satu anggota polisi juga membawa beberapa amplop coklat yang diduga berisikan uang hasil pungli. (ska/cr17/spt)

Respon Anda?

komentar