Narkoba Mudah Masuk Natuna, Lewat Jalur Kapal Laut

852
Pesona Indonesia
Susanto, warga Pontianak yang ditangkap polisi karena memiliki sabu-sabu. foto:aulia rahman/batampos
Susanto, warga Pontianak yang ditangkap polisi saat membawa sabu-sabu di kapal Pelni. foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Kapolres Natuna AKBP Charles Sinaga mengungkapkan, masuknya narkoba di Natuna sangat mudah dan sulit diawasi.

Charles mengatakan narkoba masuk Natuna melalui jalur laut. Dari pengungkapan selama ini, kapal penumpang menjadi angkutan para kurir membawa masuk narkoba ke Natuna.

“Saya sudah memastikan, narkoba yang masuk ke Natuna lewat jalur kapal. Karena mudah dan tidak ada peralatan pendeteksi narkoba di pelabuhan,” ungkap Charles saat coffee morning bersama wartawan di Ranai, Senin (17/10).

Pintu masuk jalur laut ke Natuna kata Charles, tidak sulit. Sementara pengungkapan yang berhasil selama ini adalah kerjasama dan informasi yang baik bersama masyarakat.

“Memang, pengungkapan narkoba di Natuna masih konvensional. Pintu masuk pelabuhan tidak ada dukungan peralatan teknologi mendeksi bawaan penumpang masuk, ” ujar Charles.

Mudahnya kurir narkoba di jalur laut, sambung Charles, tidak menjadi alasan pihak Polres terus melakukan pengungkapan narkoba di Natuna yang diketahui sudah menghawatirkan karena sudah masuk hingga ke pulau pulau.

Baru-baru ini terungkap 19,5 gram sabu, dibawa kurir dari Pontianak yang menumpang kapal Pelni. Sebelumnya juga kapal perintis yang singgah di pulau Midai. Namun belum diungkap bandarnya.

“Kami keterbatasan fasilitas mengungkap kasus narkoba, kami baru berhasil mengungkap kurir. Bandarnya diduga di Pontianak, berdasarkan bukti percakapan ditelepon,” ujar Charles.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar