Peringatan HUT ke-15 Kota Otonom, Langkah Menapak ke Puncak Kejayaan

229
Pesona Indonesia
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. foto:yusnadi/batampos
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Lima belas tahun sudah Tanjungpinang berstatus sebagai kota otonom. Artinya selama satu setengah dasawarsa itu Tanjungpinang terus berbenah untuk menjadi sebuah kota yang terbilang. Kota yang secara penuh memegang wewenang. Sehingga pada perayaan HUT ke-15 Kota Otonom, Senin (17/10) kemarin, Wali Kota Lis Darmansyah menyebut bahwa pembangunan tidak pernah berhenti.

“Karena berhenti adalah sebuah kekalahan. Kami berusaha sebisa mungkin tetap menapak ke puncak kejayaan,” kata Lis.

Berpikir cerdas dan bekerja ikhlas menjadi tema perayaan. Lis menginginkan setiap elemen masyarakat menjadikan perayaan HUT ke-15 Kota Otonom ini sebagai momentum untuk memberikan segala yang terbaik, segenap upaya yang bisa untuk membangun Tanjungpinang ke arah yang lebih baik.

“Berpikir saja tidak cukup. Perlu berpikir cerdas. Bekerja saja masih kurang. Perlu bekerja ikhlas,” ungkapnya.

Untuk mencapai tujuan itu, Pemko Tanjungpinang berupaya melakukan pembenahan di berbagai sektor. Mulai dari peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan formal dan non-formal, akses kesehatan, kesejahteraan melalui produktivitas tenaga kerja, meningkatkan UMKM dan mengembangkan jejaring kerjasama kemitraan dengan berbagai pihak.

Harapan tinggi juga disampaikan Suryatati A Manan. Ia adalah wali kota yang menjabat kala Tanjungpinang beralih status dari kota administratif menjadi kota otonom. Suryatati ikut menghadiri puncak perayaan kemarin di Senggarang.

Bu Tatik, demikian ia akrab disapa, berharap semakin tahun ke depan, Tanjungpinang dapat menunjukkan perkembangan yang lebih signifikan. “Segala yang sudah baik, dibuat lebih baik lagi. Segala yang masih kurang, harus lebih diperbaiki lagi,” ungkapnya.

Masih jelas dalam ingata Suryatati, bahwasanya peralihan status 15 tahun itu adalah spirit untuk kian membangun Tanjungpinang sebagai kota gemilang. Spirit ini yang, kata dia, mesti terus dijaga bersama agar jadi landasan utama dalam bekerja.

“Sudah ada banyak kemajuan sejak 15 tahun berakhir. Jangan pernah berhenti, karena kita tidak pernah tahu apakah kita ini sudah selesai, atau malah baru saja memulai,” ucapnya. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar