Ratusan PKL di Nagoya-Jodoh Ditertibkan

720
Satpol PP menertibkan lapak-lapak pedagang kaki lima di kawasan Batam Centre, Selasa (18/10/2016). Foto: Posmtero
Satpol PP menertibkan lapak-lapak pedagang kaki lima di kawasan Batam Centre, Selasa (18/10/2016). Foto: Posmtero

batampos.co.id -Pemerintah Kota Batam melalui tim terpadu kembali melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jodoh, Nagoya, dan Batam Centre, Selasa pagi (18/10/2016).

Sejumlah gerobak dan lapak-lapak PKL diangkut dan dihancurkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Posmetro (grup batampos.co.id) melaporkan penertiban dilakukan karena para PKL dianggap tidak mengindahkan peringatan yang diberikan pihak Kecamatan.

Kasi Operasioanl dan Pengendalian Satpol PP, Surya Kurniawan Lubis menyatakan penertiban tersebut dilakukan pada minggu pekan lalu. Sementara saat ini pihaknya fokus untuk menertibkan PKL yang berada di Kecamatan Batam Kota.

“Sekarang baru delapan gerobak. Tapi kita masih jalan dan telusuri seluruh jalan di kawasan Batam Kota,” katanya.

Surya menjelaskan pihaknya tidak hanya mengangkut gerobak, tapi juga membongkar tenda yang sudah diberikan tanda oleh pihaknya.

“Kita sudah sering berikan peringatan. Untuk Batam Kota kita sudah gerak dari Senin kemarin,” paparnya. Ia menjelaskan pada penertiban kali ini pihaknya menurunkan sekitar tiga pleton anggota Satpol PP.

“Jumlah sekitar 60 orang. Semua kawasan Batam Kota akan kita rapikan,” jelasnya.

Ia menyatakan bagi PKL yang ingin mendapatkan kembali gerobak dan barang-barang dagangannya yang disita bisa diambil di Markas Satpol PP di belakang Ruko kantor Kadin Batam di Batam Centre.

Syaratnya membawa fotokopi KTP dan membawa matrai enam ribu. (ams/PM)

Respon Anda?

komentar