Ruang Kadisduk Batam Disegel, Penyidik Bawa Tumpukan Dokumen Kependudukan

765
Pesona Indonesia
Pintu masuk ruangan Kadisduk Batam masih disegel penyidik Polda kepri usai OTT terkait Pungli, Senin (17/10/2016). Foto: habibi/posmetro
Pintu masuk ruangan Kadisduk Batam masih disegel penyidik Polda kepri usai OTT terkait Pungli, Senin (17/10/2016). Foto: habibi/posmetro

batampos.co.id -Pelayanan dikumen kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk capil) Kota Batam tetap buka seperti biasa usai operasi tangkap tangan (OTT) 3 pegawai Disduk, Senin sore (17/10/2016).

Namun sejumlah dokumen milik warga masih belum bisa diambil. Pasalnya, dokumen-dokumen itu ada yang dibawa penyidik dan ada yang tertahan di ruang kepala dinas maupun kabid terkait.

Petugas yang masih melayani warga tidak berani masuk ke ruangan tersebut, karena pasca OTT, sejumlah ruangan dipolice line oleh Satgas Merah Putih Kepolisian Polda Kepri.

Ruangan yang disegel antara lain: ruang Kepala Dinas (Kadis), Kepala Bidang (Kabid) Infomasi dan Pendaftaran Penduduk, Kepala Seksi (Kasi) pengurusan surat pindah masuk keluar, dan ruang Kabid Catatan Sipil.

“Bapak (Kadis) belum datang yang ada Sekretaris. Masih digaris line kuning dan kuncinya dibawa sama petugas kepolisian. Semalam baru selesai sekitar pukul 20.00 WIB, semua digeledah termasuk ruang pak Kadis,” ujar seorang pegawai Disdukcapil yang tidak mau ditulis namanya,  Selasa (18/10/2016), seperti dikutip Posmetro.co (grup batampos.co.id).

Ia membenarkan semua berkas yang ada di ruang tersebut sebagian dibawa petugas. Awalnya ia tidak mengira ada beberapa petugas yang menyamar sebagai warga yang memohon surat pindah,  pengurusan e-KTP, dan Akte.

“Ada yang nanya, saya nanggapinya biasa saja. Saya suruh ke loket untuk mendaftar. Tak berapa lama mereka keluar masuk ke ruang catatan sipil baru ke surat pindah,” ujar dia.

Tumpukan dokumen kartu keluarga di salah satu ruangan Disduk Batam yang digeledah saat OTT oleh Satgas Merah Putih Polda Kepri, Senin (17/10/2016). Foto: Dalil Harahap/batampos
Tumpukan dokumen kartu keluarga di salah satu ruangan Disduk Batam yang digeledah saat OTT oleh Satgas Merah Putih Polda Kepri, Senin (17/10/2016). Foto: Dalil Harahap/batampos

Penggerebekan itu dipimpin langsung Kepala Tim Surveillance Satgas Merah Putih Kepri, AKBP Yos Guntur bersama tujuh orang anggota.

Polisi menyita sejumlah uang tunai dengan nominal jutaan, terdiri dari mata uang Rupiah (Rp), Ringgit Malaysia (Rm) dan Dollar Singapura. (hbb/pm)

Respon Anda?

komentar