Ini Rupanya Alasan Presiden Jokowi Gencar Perangi Pungli

770
Pesona Indonesia
Presiden Joko Widodo. Foto: youtube
Presiden Joko Widodo. Foto: youtube

batampos.co.id – Keseriusan presiden Joko Widodo dalam memberantas pungutan liar (pungli) hingga rela turun langsung ke lapangan membuat tak sedikit orang bertanya-tanya. Padahal pekerjaan itu adalah tugas dari kepala daerah.

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono, menyebut salah satu alasan kenapa seorang Presiden Jokowi mau terjun langsung menghadapi pungli karena dia juga pernah menjadi korban.

Pungli yang dialami Jokowi ketika mantan Walikota Solo itu masih melakoni profesi sebagai pengusaha mebel.

“Pasti jadi korban pungli mulai dari pencarian bahan baku untuk mebel hingga mebel siap untuk diekspor ke luar negeri,” ujar Arief Poyuono di Jakarta, Selasa (18/10).

Arief mencontohkan model pungli yang pernah dialami Jokowi saat menjadi pengusaha mebel yakni saat membeli kayu jati. Padahal kayu jenis ini merupakan hasil hutan yang legal untuk ditebang dan digunakan.

Namun kayu jenis ini tidak mudah untuk didapatkan. Kalau pun bisa mendatangkannya harus melewati beberapa jenis pungli.
Baik pungli pada tahap pengurusan izin tebang dan izin mengeluarkan kayu jati, serta pungli untuk oknum penegak hukum di sepanjang perjalanan.

“Kalau tidak bayar pungli ya kayunya ditahan di kantor polisi dengan berbagai alasan. Nah jika udah setor duit baru bisa lancar sampai pabrik,” tutur Arief yang juga wakil ketua umum Gerindra itu.

Dari hasil penelitian Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, selama ini pungli telah banyak menimbulkan dampak. salah satunya sisi kaum buruh, yakni tidak kunjung meningkatnya kesejahteran pekerja.

“Salah faktor yang signifikan mempengaruhi pos pengeluaran keuangan perusahaan swasta adalah biaya pungutan liar,” tuturnya.

Turunnya tingkat upah buruh, katanya akan mempengaruhi keseimbangan jumlah tenaga kerja yang berujung pada pengangguran.

“Sehingga adanya pungutan liar akan mempengaruhi tingkat upah dan tenaga kerja, investasi dan perekonomian nasional,” tegas dia.

Karena itu, Arief menyebut bahwa Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu sangat mendukung langkah Jokowi memimpin pemberantasan pungli di Indonesia. (dna/JPG)

Respon Anda?

komentar