Tanggapi Rapor Merah dari Kemenpan RB, Lingga Bentuk Tim Identifikasi

322
Pesona Indonesia
Wakil Bupati Lingga M Nizar. foto:wijaya satria/batampos
Wakil Bupati Lingga M Nizar. foto:wijaya satria/batampos

batampos.co.id – Setelah mendapat peringatan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Asman Abnur terkait pemborosan belanja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lingga, Bupati Lingga Alias Wello langsung meminta kepada Wakil Bupati Lingga M Nizar untuk membentukan tim identifikasi mencari pokok persoalan dan penyelesaian.

“Saya sudah mendapat SMS dari Pak Bupati untuk segera membiat tim identifikasi, sehingga mengetahui bidang mana saja yang boros,” kata Nizar ketika ditemui di Dabo Singkep, Senin (17/10) pagi.

Selain pembentukan tim, Nizar juga membacakan sejumlah pokok pesan singkat yang dikirim Awe kepadanya, yakni akan menindaklanjuti jika ada temuan penyimpangan terkait pemborosan yang terjadi dan langsung akan menyerahkan perkara tersebut kepada pihak Kejaksaan Negeri Lingga.

Ketika ditanya terkait kelebihan ASN yang ada, Nizar menjawab, hal tersebut juga turut menjadi perhatian Pemkab Lingga. Untuk itu, mantan Ketua DPRD Lingga ini akan segera berangkat ke Daik Lingga, memastikan dinas mana yang termasuk kelebihan ASN serta banyak melakukan pemborosan.

Namun jika pemborosan terjadi karena penyimpangan, Nizar memastikan hal tersebut akan ditindaklanjuti dengan membawa masalah tersebut ke ranah hukum.

Sebelumnya, Kemenpan RB, Asman Abnur, telah memberikan lampu merah kepada Kabupaten Lingga karena dinilai boros dalam pengeluaran dana unuk biaya belanja ASN. Bahkan Asman menilai hal tersebut tergolong rancu karena berbanding seimbang antara dana pembangunan dengan dana belanja ASN.

“Masa belanja aparatur sipil negara lebih banyak sampai 50 persen lebih ketimbang dana untuk pembangunan daerah itu,” ujar Asman.

Selain itu, Asman menuturkan, jika pemborosan ini telah berjalan lama. Sedangkan pemimpin daerah terkesan membiarkan ini terus berlangsung.

Dalam kesempatan itu Asman juga menyatakan Kabuapaten Lingga sudah masuk dalam agenda kerja Kemenpan RB agar diberikan pengarahan. Selain itu, Asman juga memberikan ultimatum kepada seluruh ASN, karena wilayah tugas ASN bisa dimana saja yang masih wilayah Indonesia. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar