400 Pejabat Eselon II dan III Pemprov Kepri Jalani Uji Kelayakan

391
Pesona Indonesia
Sekda Kepri, Arif Fadillah (tengah). foto:humas pemprov
Sekda Kepri, Arif Fadillah (tengah). foto:humas pemprov

batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, TS. Arif Fadillah mengatakan 400 pejabat esselon II dan III di lingkungan Pemprov Kepri akan menjalani assement atau uji kelayakan. Menurut Arif, dalam proses itu nanti, pihaknya akan menggandeng Tim Assesor dari Jakarta.

“Setelah kita data tadi malam (kemarin malam,red). Ada 400 pejabat eselon II dan III yang harus mengikuti asessment,” ujar Arif Fadillah menjawab pertanyaan media usai rapat puncak Festival Bahari Kepri (FBK) di Aula Kantor, Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (18/10).

Disebutkan Arif, dalam melakukan assesment itu nanti, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Bahkan, KASN yang merekomendasikan nama-nama asesornya. Karena seorang asesor harus mengantongi sertifikasi KASN.

“KASN sudah memberikan sejumlah nama. Terkait berapa banyak asesornya nanti, akan kita sesuaikan,” sebut mantan Sekda Karimun tersebut.

Lebih lanjut, katanya, pada Jumat nanti, yang akan menjalani proses asessment adalah pejabat eselon III dan IV golongan III D tiga tahun. Sedangkan untuk Eselon II akan dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu. Arif berharap proses ini bisa mencari figur-figur yang kompeten, pada bidang tertentu.

“Kita ingin menjadi figur-figur pekerja keras dan profesional. Serta punya komptensi dibidang tertentu. Jangan sampai kita salah langkah dalam membuat keputusan,” papar Arif.

Ditambahkan Arif, keinginan Gubernur adalah untuk menempatkan orang pada posisi yang tepat atau istilahnya the right man on the right place. Selain itu, tahapan ini juga bagian dari persiapan untuk menyusun perangkat daerah yang baru.

“Sementara untuk pejabat eselon II yang kemarin sudah mengikuti asessment Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) tidak akan di asessmen lagi. Hanya melihat kompetensinya saja,” tutup Arif Fadillah.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar