Bus Pariwisata Terbakar, Penumpang Berhamburan

1032
Bus Pariwisata Batam terbakar, Selasa (18/10/2016). Foto: Jimmy M. Tarigan/FB/WB
Bus Pariwisata Batam terbakar, Selasa (18/10/2016). Foto: Jimmy M. Tarigan/FB/WB

batampos.co.id – Bus Pariwisata BP 7229 DU terbakar di jalan Sudirman dari arah Simpang Kepri Mall menuju ke Simpang Jam, pada Selasa (18/10) sekitar pukul 14.15 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Terbakarnya bus yang membawa wisatawan asal Ambon ini diduga berasal dari korsleting di bagiang mesin. Sementara, bagian dalam bus menjadi yang terparah dalam kebakaran ini.

Atas kejadian ini, seluruh tas milik penumpang dan satu tas penumpang yang berisikan uang tunai sebesar Rp 10 juta dan beberapa paspor penumpang juga ikut terbakar.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari supir bus, Demas Piper menyebutkan kejadian tersebut berawal dari rombongan yang baru saja berkunjung ke jembatan Barelang menuju ke Nagoya Hill Mall.

Kemudian dalam perjalanannya menuju ke Nagoya Hill Mall, salah seorang penumpang di bagian belakang melihat adanya asap yang keluar dari bagian mesin bus.

Adanya asap langsung saja membuat pengemudi dan kondektur serta kernetnya kaget. Saat itu juga sang sopir menghentikan kendaraannya untuk memeriksa ruang mesin.

Belum sempat diperiksa, kepulan asap tersebut mengeluarkan api dan seketika itu pula membakar dengan cepat ke bagian dalam bus.

“Dari penumpang bagian belakang, katanya ada asap. Kemudian langsung menepi dan langsung menurunkan penumpang semua,” ungkapnya.

Melihat kobaran api, para awak bus Pariwisata itu langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Kemudian api dengan cepat membakar bagian dalam bus.

Akibat kejadian itu, arus lalu lintas dari arah Simpang Kepri Mall menuju Simpang Jam sempat tersendat selama satu jam. Karena pengendara lain tidak berani melintas dilokasi kejadian.

Berselang satu jam kemudian, akhirnya api berhasil dipadamkan setelah unit mobil pemadam kebakaran berhasil menjinakkan si jago merah dengan menerjunkan dua unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar).

Sementara itu, supir dan mobil bus yang mengalami terbakar langsung ditarik menuju ke Polresta Barelang untuk mencari tau penyebab terbakarnya bus dan memastikan apakah bus ini murni karena musibah atau faktor kelalaian manusia. (eggi)

Respon Anda?

komentar