Butuh Uang untuk Pulang Kampung, Dua IRT Nekat Mencopet

500
Pesona Indonesia
Es (33) dan W (35) saat diamankan Unit Reskrim Polsek Lubukbaja setelah ketahuan mencopet di Ramayana Jodoh. Foto: Egi/ batampos.co.id
Es (33) dan W (35) saat diamankan Unit Reskrim Polsek Lubukbaja setelah ketahuan mencopet di Ramayana Jodoh. Foto: Egi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Dua orang perempuan berinisial Es (33) dan W (35) diamankan Unit Reskrim Polsek Lubukbaja setelah ketahuan mencopet di Ramayana Jodoh.

Es dan W diamankan Unit Reskrim Polsek Lubukbaja karena mengambil handphone milik Tiga Panah (37) pada Sabtu (15/10) lalu.

Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja, Iptu Wahyudi menceritakan kronologi pencopetan yang dilakukan oleh pelaku bermula dari pelaku yang sedang melihat-lihat pakaian yang sedang promo.

Saat pelaku melihat-lihat pakaian, kemudian pelaku melihat korban yang saat itu juga sedang melihat-lihat pakaian yang sedang promo dan mendekati korban.

Setelah menghampiri korban, pelaku W langsung berdiri di samping kiri korban dengan modus mengalihkan perhatian korban dengan mengajak korban ngobrol. Sementara, pelaku Es berdiri di belakang korban untuk menutupi aksi yang akan dilakukan W.

“Tersangka W langsung mengajak ngobrol korban dan pura-pura menanyakan harga pakaian yang sedang promo tersebut,” ungkapnya.

Korban yang perhatiannya dialihkan oleh pelaku W pun kemudian lengah dan pelaku W pun melancarkan aksinya dengan cara membuka resleting tas korban untuk mengambil handphone korban.

“Setelah mengambil hape korban, tersangka W tetap mengajak korban berbicara agar tidak curiga,” lanjutnya.

Beberapa saat mengajak ngobrol, kemudian W langsung pergi tanpa membeli pakaian dan diikuti oleh Es.

“Handphone yang dicuri kemudian diserahkan kepada Es dan kemudian dimasukkan ke dalam tasnya,” ujarnya.

Korban yang kehilangan handphonenya tersebut akhirnya tersadar bahwa handphonenya telah dicuri pada saat melakukan pembayaran ke kasir.

“Waktu mau bayar ke kasir korban melihat ke dalam tasnya sudah tidak ada lagi hape nya. Kemudian korban pun langsung melapor ke Polsek Lubukbaja,” katanya.

Mendapatkan laporan dari korban, kemudian Unit Reskrim Polsek Lubukbaja langsung melakukan penyelidikan dan melakukan pemeriksaan terhadap CCTv.

“Dari pemeriksaan CCTv, kita mendapatkan pelakunya dan langsung melakukan penyisiran di sana,” jelasnya.

Dari hasil penyisiran yang dilakukan, ternyata pelaku masih berada di dalam pusat perbelanjaan dan langsung mengamankan pelaku.

Sementara itu, kedua pelaku terlihat histeris malu dan menangis pada saat beberapa pewarta mengambil foto mereka.

“Jangan ambil foto saya pak, anak saya sudah besar, saya malu,” ungkapnya

Dari pengakuan Es, ia nekat melakukan pencopetan lantaran butuh uang untuk biaya pulang kampung ke Palembang.

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal selama 7 tahun penjara. (egi)

Respon Anda?

komentar