Kemenkes Ajak Siswa Peduli HIV/AIDS

360
Pesona Indonesia
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Muhammad Subuh saat memasang selempang kepada duta HIV/AIDS. Foto: Egi/ batampos.co.id
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Muhammad Subuh saat memasang selempang kepada duta HIV/AIDS. Foto: Egi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melakukan kampanye peduli HIV/AIDS pada siswa SMA/MA/SMK/ sederajat di Lapangan Engku Putri, Batamcenter, Rabu (19/10).

Adapun kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk memberikan pengetahuan lebih kepada siswa/siswi se Kota Batam tentang bagaimana dampak dari penyakit menular tersebut dan bagaimana cara pencegahannya.

“Ada empat ratus pelajar dan empat puluh orang guru yang kita undang dalam kampanye ini. Diharapkan nantinya, para pelajar dan guru dapat menerima informasi yang tepat tentang penyakit ini,” ungkap ketua panitia kegiatan, Dwi Astuti.

Sebagai bentuk lanjutan program pengenalan HIV/AIDS di kalangan pelajar, kegiatan ini juga menunjuk sebanyak 5 orang duta perwakilan dari berbagai sekolah untuk mengenalkan HIV/AIDS kepada teman-temannya.

Kelima orang yang ditunjuk menjadi duta HIV/AIDS tersebut diantaranya, Putra Muara Siregar, Raden Akbar Ramadhan, Amiarsa, Aldi Arpansa, Apriani Lam, dan Shaffa Annisa.

“Kepada duta yang dipilih, nantinya agar dapat menjadi contoh dan berperilaku sehat dengan menjauhi alkohol, rokok hingga narkoba,” ujarnya.

Dari data pada tahun 2015, Provinsi Kepri menduduki peringkat ke sebelas di seluruh Indonesia yang terjangkit HIV/AIDS dengan menyentuh angka 1.075 kasus terkena HIV dan yang telah memasuki AIDS sebanyak 305 kasus.

Pada kesempatan ini, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Muhammad Subuh juga mengimbau kepada instansi terkait untuk bersama-sama mengkampanyekan bahaya HIV/AIDS dan narkoba di kalangan remaja.

“Kepada BNN, Dinkes, Pemprov, Pemko hingga sekolah harus berperan aktif dalam mengkampanyekan bahaya HIV/AIDS dan narkoba di kalangan remaja,” ungkapnya. (egi)

Respon Anda?

komentar