Pasar Induk Bakal Berdiri di Kawasan FTZ Karimun

350
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri berdialog dengan Wabup Karimun tentang pembangunan Pelabuhan Malarko. foto:tri haryono/batampos
Gubernur Kepri berdialog dengan Wabup Karimun saat meninjau pembangunan Pelabuhan Malarko. foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun memiliki wacana besar bagi Kabupaten Karimun mendatang. Di kawasan free trade zone (FTZ), bakal dibangun pasar induk. Kehadiran pasar induk ini diyakini dapat mengantisipasi perkembangan wilayah FTZ. Di sisi lain, pasar tradisional di beberapa tempat sudah kurang maksimal.

“Pak Wabup tolong siapkan lahan ya. Kita (Pemprov Kepri-red) yang bangun infrastruktur pasar induk seperti di Pulau Jawa,” ucapnya, di sela-sela meninjau jalan industri FTZ, beberapa waktu lalu.

Gubernur juga telah menentukan di sekitar wilayah FTZ yang lokasinya berdekatan dengan laut. Sehingga, ketika pasokan komoditi masuk dari luar bisa langsung bongkar di pasar Induk. Kemudian, dari pasar Induk tersebut bisa didistribusikan ke beberapa pasar tradisional yang ada di Pulau Karimun. Maupun, di Pulau Kundur dan Moro nantinya.

“Intinya, saya pikirkan dari sekarang lokasinya untuk pasar induk. Anda bisa lihat sendiri, sekarang saja sudah tumbuh cukup pesat ekonomi di wilayah FTZ yang berdampak kewilayah yang tidak termasuk FTZ seperti di Kecamatan Karimun,” kata mantan Bupati Karimun kepada awak media.

Dengan dibangunnya pasar induk nanti, akan memenuhi kebutuhan pangan untuk wilayah Pulau Karimun besar. Sebab, wilayah FTZ Kabupaten Karimun sangat strategis bagi investor. Ditambah infrastruktur terus dibangun oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun, baik melalui anggaran Pusat, Provinsi maupun Kabupaten.

“Lebih cepat lebih baik, bisa kita usulkan anggarannya tahun depan. Bisa melalui anggaran Provinsi maupun anggaran Pusat,” jawabnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim menyambut baik wacana Gubernur Kepri tersebut. Mengingat, di wilayah FTZ Karimun masih banyak lahan yang dapat dibangun untuk pelayanan publik.

“Saya siap, tinggal menyampaikan ke Pak Bupati Karimun nanti. Pasar Induk, memang sudah waktunya dibangun. Kita usahakan, persiapan Detail Engineering Design (DED) nantinya. Termasuk pembebasan lahan juga harus dipikirkan,” katanya.

Wacana pembangunan pasar induk tersebut direncanakan akan dibangun di sekitar jalan Bukit Tembak yang sedang dibangun jalan industri saat ini.(tri/bpos)

Respon Anda?

komentar