Satu Pekan Jamaris Cs Kumpulkan Rp 750 Ribu Uang Pungli

841
Pesona Indonesia
Jamaris dan Irwanto,  pegawai Disdukcapil Pemko Batam yang terjaring OTT, Senin (17/10/2016) lalu akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (18/10/2016). Keduanya resmi tersangka kasus pungli.  Foto: Cecep Mulyana/Batam Postersangka
Jamaris dan Irwanto, pegawai Disdukcapil Pemko Batam yang terjaring OTT, Senin (17/10/2016) lalu akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (18/10/2016). Keduanya resmi tersangka kasus pungli. Foto: Cecep Mulyana/Batam Postersangka

batampos.co.id -Kapolda Kepri Brigjen Sam Budigusdian mengatakan tersangka kasus pungli pengurusan dokumen kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Jamaris cs mengaku tidak begitu besar nilai pungli yang mereka terima. Setiap pekannya hanya sekitar Rp 750 ribu.

Namun lagi-lagi penyidik tak langsung percaya. Sebab jumlah berkas pengurusan dokumen kependudukan yang masuk ke meja Jamaris dan Irwanto jumlahnya cukup banyak, setiap harinya.

“Itu kan pengakuan dia, kami akan terus menyelidiki dengan tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah,” katanya.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Pol Eko Puji Nugroho, menambahkan sudah ada beberapa saksi dimintai keterangan terkasih kasus pungli Disduk ini. Keterangan tersebut didapat dari Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam, Mardanis.

Selain itu pihak kepolisian juga masih memeriksa Kepala Bidang Pendaftaran dan Informasi Disdukcapil, Heryanto. Lalu juga salah satu staf Disduk, Syamsul.

Dari pantauan koran Batam Pos (grup batampos.co.id), yang datang ke ruang pemeriksaan Ditreskrimum Polda Kepri pada Selasa (18/10/2016) hanya Heryanto dan Syamsul. Keduanya terlihat beberapa kali keluar masuk, ruang pemeriksaan.

Selain itu juga terlihat sekitar tujuh orang staf Disduk menyambangi ruang Ditrekrimum pada pukul 14.12 (18/10/2016). Rombongan ini terdiri dari enam orang perempuan dan satu orang laki-laki.

Heryanto, Syamsul dan Nasibah, menjalani pemeriksaan di ruang riksa Ditreskrimum dari pagi hingga sore. Nasibah masih terlihat menggunakan pakaian yang digunakannya saat ditangkap pihak kepolisian, Senin lalu.

Sementara itu Jamaris dan Irwanto, diperiksa di ruang subdit tindak pidana korupsi (tipidkor) Ditrekrimsus Polda Kepri. “Bakal lama ini pemeriksaanya,” ucap salah satu penyidik.

Jamaris dan Irwanto sudah ditetapkan sebagai tersangka, sementara Nasibah dan beberapa orang lainnya yang diperiksa masih sebagai saksi. (ska/koran bp)

Respon Anda?

komentar