Sudah Tiga Polisi Terlibat Pungli di Kepri Ditangkap

892
Pesona Indonesia
Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian didampingi Kapolresta Barelang dan Kepala Dinas Parawisata Kepri Guntur Sakti memberikan keterangan terkait terduga teroris di Mapolda Kepri, Senin (8/8/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos/jpnn
Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian (tengah). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos/jpnn

batampos.co.id – Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budigusdian, mengatakan pihaknya tak hanya membersihkan pungli di eksternal Polda Kepri saja. TapiĀ  pembersihan di internal kepolisian juga dilakukan.

Dari hasil aksi bersih-bersih ini, Sam menyebutkan pihaknya telah mengamankan tiga oknum polisi terlibat pungli.

“Mereka kami amankan dari TKP (tempat kejadian perkara, red) yang berbeda,” kata Sam, Selasa (18/10/2016).

Tiga orang yang disebutkan Sam yakni satu orang perwira yang merupakan mantan Kapolsek Sagulung. Lalu dua orang bintara yang diamankan dari bagian Lantas dan Polsek Sekupang. “Sudah kami putuskan, mereka dikenakan sanksi disiplin,” ucap Sam.

Sementara itu, oknum penyidik Sekupang Rn, kata Sam masih dalam proses pemeriksaan. “Lagi di propam,” ungkap Sam.

Bersih-bersih pungli ini masih akan terus berlanjut. Sam menyebutkan kepada jajarannya, agar tidak melakukan tindakan tersebut. Sebab bila ada, ada sanksi tegas yang menanti para anggota tersebut.

Selain itu, ia meminta kepada masyarakat agar tidak takut melaporkan bila ada oknum kepolisian yang meminta uang.

“Laporkan saja, kami akan tindak,” ujarnya.

Aksi OTT yang marak di Batam belakangan ini membuat sejumlah calo tiarap. Di Kantor Samsat Graha Kepri Batamcenter, misalnya. Sejak dua hari lalu tak terlihat lagi calo yang biasa menawarkan jasa pengurusan dokumen di sana.

Pantauan Batam Pos, suasana di dalam Samsat hanya dipenuhi warga yang mengurus kelengkapan administrasi atas kendaraannya. “Iya urus sendiri. Tidak ada (calo) lagi yang bisa bantu biar cepat selesai. Terpaksa izin kerja,” ujar Tama, warga yang mengurus STNK dan BPKB-nya yang hilang.

Sementara, pelayanan di Samsat Graha Kepri terlihat lancar karena tidak begitu ramai. Namun ada beberapa warga yang memilih pulang karena tidak menemukan biro jasa yang bisa membantu mempermudah pengurusan. (ska/she/cr17/ceu/rng/cr15)

Respon Anda?

komentar