Terdakwa Korupsi Kembalikan Uang Rp 1,6 Miliar ke BUP Karimun

533
Pesona Indonesia
Kasipidsus Kejari Karimun Kicky Arityanto ketika memberikan keterangan kepada awak media terkait pengembalian uang sebesar Rp1,6 miliar kepada pihak BUP Karimun.foto:tri haryono/batampos
Kasipidsus Kejari Karimun Kicky Arityanto ketika memberikan keterangan kepada awak media terkait pengembalian uang sebesar Rp1,6 miliar kepada pihak BUP Karimun.foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Karimun, Kicky Arityanto mengatakan, terdakwa kasus korupsi BUP, Firdaus, melalui pengacaranya dan istrinya beritikad baik untuk mengembalikan uang sebesar Rp 1,686.046.120 miliar dari
kerugian negara. Pengembalian tersebut sesuai dengan temuan dari BPK.

”Jadi melalui kuasa hukum dan istrinya, uang tersebut dikembalikan ke kas BUP Karimun melalui transfer dari bank yang
disaksikan oleh komisaris BUP Karimun, Dirut BUP Karimun, Inspektorat. Serta saya sendiri dari kejaksaan,” jelasnya di kantor
BUP Karimun, Parit Rampak, Kecamatan Meral, Selasa (18/10) .

Disebutkannya, dengan pengembalian uang tersebut kasusnya tetap berjalan. Artinya, persidangan sudah berjalan dan akan
segera dilakukan sidang putusan besok, Kamis (20/10) di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang. Namun pengembalian kerugian negara itu, bisa memberikan keringan bagi terdakwa.

”Kita lihat saja nanti, putusan ada ditangan hakim,” jawabnya.

Sementara itu, barang bukti (BB) sebanyak 72 ribu dollar Amerika, yang disita dari penyidik kepolisian dan saat ini masih ada di penuntut umum. Namun pihak pengacara terdakwa menyebut 97,4 ribu dollar Amerika. Dana tersebut dibekukan, tidak disimpan dalam rekening.

”BB tersebut dalam bentuk tunai. Nanti, kita hadirkan dalam persidangan dalam tuntutan,” tuturnya.

Terpisah, Dirut BUP Karimun Indrawan Susanto mengatakan, pada prinsipnya pihak BUP hanya sebagai penerima dari keputusan yang ada. Artinya, pihak BUP hanya sebagai fasilitasi dalam pengembalian dari pihak terdakwa. Dan uang tersebut, akan dipergunakan sesuai mekanisme yang ada di perusahaan tersebut.

”Kalau BB uang dolar amerika, nantinya akan dikembalikan. Tapi tergantung keputusan pengadilan. Sebab, uang tersebut milik
perusahaan,” ungkapnya.

Pantauan dilapangan pengembalian uang Rp1,6 miliar lebih dari terdakwa Firdaus melalui pengacara dan istrinya cukup memakan
waktu yang cukup panjang. Dijadwalkan semula pukul 10.00 WIB, hingga pukul 16.30 WIB. Informasi yang didapat, pengembalian uang tersebut dilakukan melalui tranfer dari bank yang masuk ke kas BUP.(tri/bpos)

Respon Anda?

komentar