Para terdakwa perkara tipiring saat disidang di Pengadilan Negeri Tanjungpinang. Foto:Osias De/Batampos
Para terdakwa perkara tipiring saat disidang di Pengadilan Negeri Tanjungpinang. Foto:Osias De/Batampos

batampos.co.id – Satuan Sabhara Polres Tanjungpinang bersama Satpol PP Kota Tanjungpinang mengamankan 26 orang yang terdiri dari 22 orang dewasa dan empat orang anak dibawah umur dalam operasi Tipiring di 10 lokasi di wilayah Tanjungpinang, karena menenggak minuman keras di tempat umum.

Mereka pun langsung diserahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang untuk menjalani sidang Tipiring, pada Rabu (19/10) siang. Sidang tersebut, dibagi dalam tiga ruangan yang juga dipimpin tiga hakim berbeda yakni Santonius Tambunan, Jhonson Sirait dan Iriaty Khoirul Ummah.

Dalam sidang, hakim tunggal, Jhonson Freddy Sirait dan didampingi oleh Panitera Pengganti Noor Asikin menyatakan 11 orang yang diamankan tersebut terbukti melanggar pasal 536 KUHP. Pasal tersebut berbunyi barang siapa nyata mabuk di jalan umum, sesuai dengan dakwaan penyidik Sabhara Polres Tanjungpinang.

“Atas perbuatan masing-masing terdakwa tiping, di vonis satu bulan penjara dengan masa percobaan selama dua bulan,” ujar Jhonson

Sementara untuk 11 orang terdakwa yang menjalani sidang tipiring di ruangan berbeda dan dipimpin majelis hakim Santonius Tambunan, juga menghukum masing-masing terdakwa dengan hukuman denda Rp 50 ribu subsider dua hari kurungan.

”Kalian para terdakwa melanggar pasal 536 KUHP sesuai dengan dakwaan dari Penyidik Sabhara Polres Tanjungpinang,” kata Santonius.

Sedangkan, untuk empat orang terdakwa yang masih dibawah umur, hakim tunggal Iriaty Khoirul Ummah, juga menghukum masing-masing terdakwa satu bulan penjara dengan masa percobaan selama 2 bulan penjara.

Mendengar putusan yang dibacakan oleh masing-masing majelis hakim, para terdakwa perkara Tipiring pun menyatakan menerima dan mengaku tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar